Share

Bocah Ini Nekat Telan 54 Magnet Buat Tes Logam Bisa Menempel di Perut

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 16 612 2363265 bocah-ini-nekat-telan-54-magnet-buat-tes-logam-bisa-menempel-di-perut-qkE8ZNyQ0T.jpg Ilustrasi bola-bola magnet. (Foto: Gustavo Candido da Silva/Unsplash)

SEORANG bocah berusia 12 tahun menelan puluhan bola magnet hanya untuk mengetahui apakah logam akan menempel di dalam perutnya. Bocah tersebut bernama Rhiley Morrison yang berasal dari Greater Manchester, Inggris.

Akibatnya, ia harus menjalani operasi penyelamatan setelah dengan sengaja menelan 54 magnet sebagai bagian dari eksperimennya. Rhiley menelan magnet yang dimilikinya pada akhir tahun 2020 lalu. Ia penasaran melihat reaksi benda logam di dalam perut setelah menelan magnet tersebut.

Baca juga: Wajib Tahu! Usia 0-2 Tahun Merupakan Masa Krusial Anak 

Merangkum dari Oddity Central, Rabu (17/2/2021), hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya terjadi. Setelah berhari-hari berlalu, tidak ada satu magnet pun yang keluar dari perutnya. Akhirnya ia memberi tahu ibunya.

Magnet. (Foto: Garry Killian/Freepik)

Bocah yang dikabarkan menderita ADHD (hiperaktif) ini sebenarnya telah membangunkan ibunya, Paige, pada pukul 02.00 pagi di 5 Januari 2021. Tujuannya untuk memberi tahu bahwa dia tidak sengaja menelan 2 magnet beberapa hari lalu. Ia takut karena magnet tersebut masih belum keluar dari sistem pencernaannya.

Baca juga: 5 Tips agar Anak Jadi Percaya Diri dan Tak Minder 

Malam harinya, sang ibu membawa putra Rhiley ke Rumah Sakit Kerajaan Salford. Hasil rontgen menunjukkan bahwa Rhiley memiliki lebih dari 2 magnet di dalam tubuhnya.

"Para dokter menebak sekira 25 sampai 30 magnet dari sinar X. Tetapi ketika dia keluar dari operasi, dokter mengatakan bahwa mereka mendapat 54 butir magnet," papar ibu Rhiley.

Usut punya usut, bocah berusia 12 tahun ini tampaknya menyukai eksperimen. Ia akhirnya memberi tahu sang ibu dan dokter di rumah sakit bahwa ia telah menelan magnet untuk melihat apakah pelat tembaga akan menempel di perutnya.

Sayangnya eksperimen Rhiley memiliki konsekuensi yang buruk. Ia harus menghabiskan 10 hari tidak bisa bergerak dan muntah karena ususnya bocor. Dia juga tidak bisa bergerak, alhasil harus diberi makan melalui tabung dan kateter.

Baca juga: Cara Menjelaskan Covid-19 kepada Anak 

Magnet. (Foto: Gustavo Candido da Silva/Unsplash)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini