Waspada, Kanker Prostat Bisa Jadi Penyakit Turunan Loh

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 17 Februari 2021 16:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 481 2363661 waspada-kanker-prostat-bisa-jadi-penyakit-turunan-loh-dp8rwn4gZj.jpg Ilustrasi Kanker Prostat. (Foto: Shutterstock)

KANKER prostat merupakan salah satu gangguan yang mengancam para pria. Ini merupakan kanker yang terjadi di prostat, sebuah kelenjar kecil berbentuk buah kenari pada pria yang menghasilkan cairan mani sebagai pemberi makan dan pengangkut sperma.

Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling umum. Banyak kanker prostat tumbuh perlahan dan terbatas pada kelenjar prostat, di mana mereka mungkin tidak menyebabkan kerusakan yang serius.

Namun, sementara beberapa jenis kanker prostat tumbuh lambat dan mungkin memerlukan sedikit atau bahkan tanpa pengobatan, jenis lain bisa jadi bersifat agresif dan dapat menyebar dengan cepat.

kanker prostat

Konsultan Dokter Spesialis Uro-Onkologi Siloam Hospitals ASRI Prof. dr. Chaidir Arif Mochtar, Sp.U(K), PhD mengatakan, umumnya pria berusia di atas 50 tahun lebih mungkin untuk mengalami kanker prostat.

"Penderita kanker prostat kebanyakan adalah lelaki yang berusia di atas 50 tahun. Akan tetapi, semakin tua usia maka makin besar kemungkinannya terkena kanker prostat," terang dokter Chaidir dalam Webinar World Cancer Day 2021, Rabu (17/2/2021).

Selain usia yang semakin tua, dokter Chaidir juga menyebut bahwa ras bisa menimbulkan risiko seseorang terkena kanker prostat. Untuk alasan yang belum ditentukan, orang kulit hitam memiliki risiko lebih besar terkena kanker prostat daripada orang dari ras lain. Pada orang kulit hitam, kanker prostat juga lebih cenderung menjadi agresif atau lanjut.

Tak terlepas dari hal tersebut, riwayat keluarga pun memiliki faktor risiko yang sama. Jika saudara sedarah, seperti orang tua, saudara kandung atau anak, telah didiagnosis menderita kanker prostat, risiko seseorang mengalaminya akan meningkat.

Selain itu, jika memiliki riwayat keluarga dengan gen yang meningkatkan risiko kanker payudara (BRCA1 atau BRCA2) atau riwayat keluarga kanker payudara yang sangat kuat, risiko seorang laki-laki terkena kanker prostat bisa jadi lebih tinggi.

Terakhir, faktor penentu yang berisiko seseorang bisa terkena kanker prostat adalah obesitas. Orang yang mengalami obesitas mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat dibandingkan dengan orang yang dianggap memiliki berat badan ideal.

Pada orang gemuk, kanker lebih cenderung menjadi lebih agresif dan lebih mungkin untuk muncul setelah perawatan awal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini