6 Manfaat Lain Vitamin C yang Belum Banyak Diketahui

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 02:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 481 2364545 6-manfaat-lain-vitamin-c-yang-belum-banyak-diketahui-RxcQhZUGB2.jpeg Ilustrasi asupan sehat mengandung vitamin C. (Foto: Shutterstock)

VITAMIN C menjadi salah satu asupan sehat yang paling banyak dicari. Nutrisi dalam vitamin C berpotensi meningkatkan kekebalan tubuh. Tetapi, ada pula yang menyebut manfaat vitamin C dapat meredakan flu.

Sebagaimana dilansir Everyday Health, antioksidan tidak dibuat secara alami oleh tubuh, tapi diperlukan asupan makanan kaya vitamin C. Demikian menurut Mayo Clinic.

Baca juga: Tidak Disangka, Cabai Miliki Kandungan Vitamin C Lebih Banyak dari Jeruk 

"Vitamin C dapat ditemukan dalam berbagai makanan, termasuk paprika merah dan hijau, buah jeruk, kiwi, brokoli, tomat, dan kubis brussel," jelas ahli kesehatan Tamar Samuels RDN asal New York, Amerika Serikat.

Menurut National Institutes of Health (NIH), wanita dewasa membutuhkan 75 miligram (mg) vitamin C per hari, sementara pria dewasa 90 mg. Adapun manfaat lain vitamin C cukup banyak dan belum diketahui secara luas. Apa saja? Berikut ini penjelasannya.

Jus vitamin C. (Foto: Roberto Kabana/Pixabay)

1. Merangsang kolagen

Tubuh memerlukan asupan vitamin C untuk merangsang kolagen. "Kadar vitamin C yang cukup sangat penting untuk produksi kolagen," kata Samuels.

"Kolagen adalah protein paling melimpah di tubuh dan memainkan peran penting dalam jaringan ikat seperti yang ditemukan di organ kita, rambut, kulit, dan kuku kita," lanjutnya.

Kolagen juga dipercaya dapat menangkal anti penuaan kulit. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada September 2015 di Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology menemukan bahwa mengoleskan vitamin C ke kulit dapat meningkatan produksi kolagen dan kulit tampak lebih muda.

Menurut Oregon State University, peningkatan sintesis kolagen juga membantu penyembuhan luka.

2. Kombinasi vitamin C dan zat besi untuk serapan yang lebih baik

Menurut NIH, vitamin C berinteraksi dengan vitamin dan mineral lain dalam tubuh, seperti zat besi. Zat besi mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang baik, juga membantu tubuh mengirim oksigen ke seluruh tubuh, dan membuat hormon tertentu.

Sementara menurut Harvard Health Publishing, zat besi nonheme merupakan jenis zat besi yang ditemukan pada tumbuhan dan sulit diserap tubuh, tetapi mengonsumsi vitamin C (zat besi heme yang ditemukan dalam daging dan makanan laut) bersamaan dengan zat besi nonheme menjadikannya sebagai penyerapan yang lebih baik.

Baca juga: Tingkat Imunitas, 4 Buah-buahan Ini Punya Vitamin C Tinggi 

3. Berperan meningkatkan fungsi otak

"Vitamin C juga berperan dalam sintesis neurotransmitter dan fungsi kognitif," kata Samuels.

Menurut University of Queensland di Australia, neurotransmitter berfungsi mengirim pesan dari otak ke seluruh tubuh. Vitamin C dapat meningkatkan fungsi otak, bahkan dari penelitian pada 2017 menemukan konsentrasi vitamin C yang lebih tinggi di orang yang kognitif.

4. Sifat antioksidannya mencegah penyakit kronis

"Antioksidan bertindak menetralkan radikal bebas, zat yang mudah menguap dan berbahaya yang diproduksi dalam tubuh yang menyebabkan kerusakan sel dan jaringan," kata Samuels.

Menurut Mayo Clinic, antioksidan melindungi tubuh dari penyakit serius, seperti kanker atau penyakit jantung.

Baca juga: Selain Jeruk, 5 Makanan Ini Juga Kaya Vitamin C Lho 

5. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh menjadi manfaat paling populer dari vitamin C. Pada November 2017 di Nutrients, vitamin C ditemukan mendukung sistem kekebalan dengan melindungi dari stres oksidatif, membunuh mikroba, dan mengurangi potensi kerusakan jaringan.

Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan kemungkinan infeksi, namun mengonsumsi vitamin C dapat mencegah dari masuk angin, serta mempercepat pemulihan.

6. Vitamin C kaya antioksidan yang melindungi mata

American Optometric Association mencatat vitamin C dapat menurunkan risiko katarak dan juga memperlambat perkembangan degenerasi makula akibat usia (AMD).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini