Hasil Pemeriksaan Jennifer Jill Negatif, Berapa Lama Narkoba Hilang dari Urin, Darah, Rambut?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 18 Februari 2021 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 612 2364156 hasil-pemeriksaan-jennifer-jill-negatif-berapa-lama-narkoba-hilang-dari-urin-darah-rambut-ETaKW1uvHu.jpg Jennifer Jill (Foto: Inst Jennifer)

Kasus narkoba ramai terjadi minggu ini. Dimulai dari penangkapan Jennifer Jill di rumah mewahnya, Rinada si mantan istri Andhika 'The Titans' positif sabu, hingga Kompol Yuni Purwanti yang ditangkap bersama 11 anggota lainnya.

Namun ternyata artis cantik Jennifer Jill negatif narkoba meskipun dia menyimpan sabu. Tapi, pertanyaan soal butuh waktu berapa lama narkoba hilang dari tubuh?

 Jennifer Jill

Mungkin beberapa dari Anda beranggapan bahwa keberadaan zat terlarang itu ada di tubuh hanya hitungan jam atau bahkan menit. Namun, menurut beberapa sumber yang coba dirangkum Okezone, setiap narkoba punya daya tahan tersendiri dalam urusan 'berapa lama ada di dalam tubuh'. So, berikut ulasannya.

Bloomberg menjelaskan bahwa setiap jenis narkoba meninggalkan tanda-tanda kimiawi di dalam tubuh untuk jangka waktu yang tidak sama.

"Saat seseorang menggunakan narkoba (ditelan, diendus, atau dihisap), tubuh secara alami akan mulai memecahnya. Dalam proses tersebut, metabolit atau produk sampingan dari obat tersebut diproduksi dan dapat bertahan di dalam darah, urin, bahkan rambut setelah efek awal dari obat dirasakan," lapor Bloomberg.

Nah, jejak metabolit itu yang kemudian dicari oleh para 'penguji', dengan harapan mereka mendapatkan hasil apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak. Ini juga menjadi indikasi seseorang benar-benar menggunakan narkoba atau hanya 'menyentuhnya' secara tidak sengaja.

Ada catatan penting dalam hal pengujian narkoba, Bloomberg menjelaskan, tes rambut dinilai lebih akurat dibandingkan tes darah dan urin.

Sebab, tes darah dan urin tidak dapat terdeteksi sebagian besar pengguna narkoba jika seseorang tidak menggunakan narkoba selama sekitar seminggu.

"Pada kasus penggunaan heroin misalnya, secara umum pengguna heroin tidak dapat terdeteksi dalam urinnya jika dia menggunannya hanya tiga atau lima hari," ungkap kantor berita tersebut.

 Berikut ini penjelasannya:

1. Pada tes darah

Pada pengguna narkoba jenis Lysergic acid dietylamide (LSD), zat tersebut hanya dapat dilacak dalam darah 3 jam. Morphine (8 jam), heroin (12 jam), amphetamine (12 jam), alkohol (12 jam), methamphetamine (37 jam), MDMA (48 jam), kokain (48 jam), barbiturates (48 jam), cannabis (336 jam).

2. Pada tes urin

Pengguna narkoba jenis Lysergic acid dietylamide (LSD), zat tersebut terlacak dalam urin selama 3 hari. Untuk amphetamine (3 hari), MDMA (4 hari), heroin (4 hari), kokain (4 hari), barbiturates (4 hari), alkohol (5 hari), morpin (6 hari), methamphetamine (6 hari), dan kanabis (30 hari).

3. Pada tes rambut

Narkoba jenis LSD bertahan di rambut lebih dari 3 hari, sedangkan alkohol, amphetamine, barbiturate, kokain, kanabis, heroin, MDMA, methamphetamine, dan morpin, semua itu bertahan lebih dari 90 hari.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini