Ini Tanda Anak Kurang Zat Besi, Salah Satunya Mudah Lupa

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 481 2364660 ini-tanda-anak-kurang-zat-besi-salah-satunya-mudah-lupa-xd1cwreSCj.jpg Ilustrasi anak-anak membutuhkan asupan zat besi yang cukup. (Foto: Freepik)

ANAK sangat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk perkembangannya. Salah satunya zat besi. Zat besi diketahui efektif mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Kemudian zat besi juga berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, yaitu komponen sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Baca juga: Petumbuhan Jutaan Anak Terhambat Akibat Kekurangan Zat Besi 

Anak yang kekurangan zat besi bisa merasakan berbagai masalah kesehatan, misalnya defisiensi zat besi atau anemia. Dampaknya tidak hanya terlihat pada fisik, tetapi juga kesehatan mental.

Ilustrasi anak-anak. (Foto: Prostooleh/Freepik)

Psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, menjelaskan dampak kekurangan zat besi pada perkembangan psikologis anak.

Baca juga: Kekurangan Zat Besi Berdampak bagi Kecerdasan Anak, Perhatikan Gejalanya 

"Anak yang kekurangan zat besi tidak hanya mudah lelah, lemas, dan tidak seaktif teman-temannya yang lain. Ketika kekurangan zat besi, anak akan sulit konsentrasi, jadi dia akan mudah terdistraksi, gampang teralihkan pikirannya," terang Anna dalam konferensi virtual, Kamis 18 Februari 2021.

Selain kesulitan konsentrasi, anak-anak yang kekurangan zat besi juga cenderung memiliki daya tangkap rendah. "Kalau daya tangkapnya rendah, maka anak akan jadi mudah lupa. Inilah yang kemudian membawa dampak jangka panjangnya, yakni prestasinya rendah," ujarnya.

Tidak hanya itu, kekurangan zat besi juga rupanya berkaitan dengan sosioemosional anak. Dia menjelaskan, anak yang kekurangan zat besi cenderung sulit mengendalikan emosi.

"Mereka juga seringkali minder dan sulit bergaul, karena misalnya tidak setinggi teman-temannya yang lain, badannya lemas pula, jadi sulit bergaul atau mengimbangi teman-temannya. Padahal, bergaul merupakan kebutuhan juga bagi anak-anak," jelasnya.

Baca juga: Ini 5 Makanan Tinggi Zat Besi, Nomor 1 Daging Merah 

Selain itu, ungkap dia, berdasarkan penelitian yang sudah ada menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental mempunyai keterkaitan dengan kekurangan zat besi. "Masalah kesehatan mental seperti depresi, kemungkinan juga lebih besar pada anak-anak yang kekurangan zat besi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini