Anak Susah Makan Sayuran? Atasi dengan Trik Khusus dari Dokter Gizi Ini

Siska Permata Sari, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 10:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 481 2364711 anak-susah-makan-sayuran-atasi-dengan-trik-khusus-dari-dokter-gizi-ini-oDAvenyKJR.jpg Ilustrasi anak suka makan sayuran. (Foto: Pvproductions/Freepik)

SEJUMLAH anak susah makan sayuran. Kondisi ini membuat para orangtua menjadi pusing dan khawatir akan asupan nutrisinya. Padahal sayuran sendiri mengantung banyak vitamin yang baik untuk tumbuh kembang dan kesehatan anak, di antaranya vitamin A, vitamin C, vitamin E, potasium, asam folat, serta serat.

Terkait masalah tersebut, dokter spesialis gizi Dr dr Luciana B Sutanto MS SpGK mengatakan ada trik-trik khusus untuk mengajari anak supaya suka atau minimal mau mengonsumsi sayuran. Selain edukasi kepada anak, pemilihan jenis sayuran juga tidak kalah penting.

Baca juga: Buat Anak Kos, Ini Tanaman Liar yang Bisa Disantap 

"Untuk memperkenalkan sayuran, pilihlah jenis sayur yang rasanya agak manis. Karena kalau dari pertama sudah diperkenalkan sayuran yang rasanya pahit atau alot, kan jadi susah untuk dikonsumsi," ungkapnya dalam konferensi pers virtual, Kamis 18 Februari 2021.

Sayuran. (Foto: Healththoroughfare)

Para orangtua juga perlu mengkreasikan menu makanan yang enak supaya anak mau mengonsumsi sayur-sayuran. "Masaklah dengan matang, pilihlah yang rasanya enak, empuk, dan agak manis," terangnya.

Baca juga: Manfaat Konsumsi Sayur dan Buah untuk Tubuh Manusia 

Tidak sampai di situ, hal yang tidak kalah penting adalah contoh dari kedua orangtuanya. Di sini peran orangtua sangatlah penting untuk mengajak buah hati mau dan suka mengonsumsi sayuran.

"Yang penting bunda dan ayah harus memberikan contoh makan sayur. Jadi si anak harus diberi contoh," terangnya.

Selain itu, para orangtua juga harus memberikan makanan yang bervariasi agar anak-anak tidak bosan dan gizi mereka terpenuhi. "Penuhi gizi anak dengan memilih makanan yang bervariasi agar mereka mendapatkan gizi cukup dari berbagai makanan," tuturnya.

Sesuai petunjuk para ahli gizi, anak-anak usia balita membutuhkan 35 persen makanan pokok, 30 persen sayur dan buah-buahan, serta 35 persen lauk-pauk sebagai sumber protein serta gizi lainnya. Misalnya, daging sapi, ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, tempe, dan tahu.

Baca juga: 4 Manfaat Buncis untuk Kesehatan, Apa Saja? 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini