Urin Jennifer Jill Negatif Sabu, Polisi Lakukan Tes Rambut!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 612 2364814 urin-jennifer-jill-negatif-sabu-polisi-lakukan-tes-rambut-cYaWqknmKT.jpg Jennifer Jill (Foto: Inst Jennifer Ipel)

Jennifer Jill menjalani tes rambut untuk mencari bukti apakah dirinya menggunakan sabu jangka panjang atau tidak. Tes dilakukan di Laboratorium Forensik Mabes Polri di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, dalam pemeriksaan tes urin, Jennifer Jill dinyatakan negatif sabu. Begitu juga dengan suaminya, Ajun Perwira, dan anak kandungnya, Philo Paz.

 Jennifer Jill

Jennifer Jill ditetapkan sebagai tersangka karena mengaku memiliki sabu seberat 0,39 gram yang disimpan di lemari rumah mewahnya di kawasan Ancol. Karena itu, pemeriksaan rambut diperlukan untuk membuktikan apakah sabu tersebut digunakan dalam jangka panjang atau tidak.

Tes urin tidak cukup akurat hasilnya karena hanya efektif dalam 3 hari saja. Itu kenapa pihak kepolisian melanjutkan pemeriksaan tes rambut sebagai bentuk tindak lanjut kasus narkoba ini.

Laporan yang diterima Okezone, pengambilan sampel rambut Jennifer Jill berlangsung selama 30 menit. Hasilnya akan keluar pekan depan. Usai pemeriksaan rambut ini, Mami Ipel, sapaan akrabnya, kembali menjalani pemeriksaan di Ruang Unit 1 Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Di sisi lain, pemeriksaan tes rambut dianggap cukup bisa menjelaskan fakta sebenarnya apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak.

Dalam laporan Business Insider, tes rambut dinilai lebih akurat dibandingkan tes darah dan urin. Sebab, tes darah dan urin tidak dapat mendeteksi sebagian besar narkoba jika seseorang tidak menggunakan narkoba selama sekitar seminggu.

"Pada kasus penggunaan heroin misalnya, secara umum pengguna heroin tidak dapat terdeteksi dalam urinnya jika dia menggunannya hanya tiga atau lima hari," ungkap Business Insider.

Secara detail, pada pemeriksaan rambut, narkoba jenis sabu atau methampethamine akan bertahan di rambut selama lebih dari 90 hari. Karena itu, tes rambut memiliki tingkat akurasi yang baik dalam menilai apakah seseorang menggunakan narkoba atau tidak dalam jangka waktu yang lama.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini