BPOM Siap Bantu UI dan Oxford Uji Evaluasi Terapi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 19 Februari 2021 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 19 612 2365010 bpom-siap-bantu-ui-dan-oxford-uji-evaluasi-terapi-covid-19-wwYlcJQrL8.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEPALA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny K Lukito menyambut baik rencana Uji Acak Evaluasi Terapi Covid-19 (The Randomised Evaluation of Covid-19 Therapy) atau yang disebut studi RECOVERY. 

Sekadar informasi, RECOVERY, merupakan uji klinis terbesar di dunia untuk mengevaluasi pengobatan Covid-19. Ini merupakan salah satu hasil dari kemitraan yang sudah terjalin lama antara FKUI dan Oxford University. 

Selain itu studi RECOVERY ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra penelitian dan rumah sakit yang ada di Indonesia. Di antaranya RS Metropolitan Medical Centre (MMC) Jakarta, RS Martha Friska Medan, dan RS Hasan Sadikin Bandung.

“BPOM selalu menyambut baik penelitian uji klinik dan mendukung upaya FKUI untuk ambil bagian dalam uji klinik yang bersifat internasional ini,” ujar Penny dalam Konferensi Pers Penelitian RECOVERY, Jumat (19/2/2021).

Ia berharap studi RECOVERY ini dapat membantu kemampuan Indonesia dalam hal mengembangkan vaksin dan obat. Nantinya kemampuan yang dimiliki Tanah Air ini dapat membangun kemandirian industri farmasi Indonesia.

“BPOM siap mendukung dan menfasilitasi FKUI, mulai dari persetujuan pelaksanaan uji klinis (PPUK), perizinan, mendampingi dalam monitoring uji klinik, sampai ke hasilnya nanti,” terangnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini