Ini Tempat Terpanas di Bumi, Suhunya Lebih dari 70 Derajat Celsius

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 20 Februari 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 612 2365186 ini-tempat-terpanas-di-bumi-suhunya-lebih-dari-70-derajat-celsius-N0ZNZfnkex.jpg Gurun Dasht-e Lut jadi tempat terpanas di Bumi. (Foto: Instagram @irangeotravel)

SUKA mengeluh cuaca yang terlalu terik? Well, cuaca panas ini pastinya tidak ada apa-apa jika dibandingkan dengan panasnya salah satu gurun pasir di Iran satu ini. Ialah Dasht-e Lut yang memegang rekor sebagai tempat terpanas di Bumi dengan suhu permukaan tertinggi yang pernah tercatat yakni lebih dari 70 derajat Celsius.

Padahal secara urutan gurun-gurun di dunia, Gurun Dasht-e Lut hanya berada di peringkat ke-25 gurun terbesar di dunia. Dasht-e Lut yang dalam bahasa Persia memiliki arti 'dataran kosong' ini adalah gurun garam besar yang diyakini oleh para ilmuwan, terbentuk di dasar laut. Demikian seperti dilansir Oddity Central.

Baca juga: Minum Air Dingin di Cuaca Panas Malah Salah? 

Kemudian pada jutaan tahun lalu, terjadi pergeseran tektonik yang menyebabkan dasar laut naik dengan air yang perlahan menguap karena suhu yang tinggi. Maka itu yang ada sekarang adalah hamparan tanah tandus berukuran sekitar 51.800 kilometer persegi dan dikelilingi oleh pegunungan di semua sisinya. Pegunungan yang mengelilingi gurun ini, dikatakan berkontribusi terhadap rekor suhu 70 derajat Celsius tersebut karena mencegah udara lembab dari Laut Mediterania dan Laut Arab untuk masuk.

Gurun Dasht-e Lut di Iran jadi tempat terpanas di dunia. (Foto: Instagram @shokoufehfallah)

Moderate-Resolution Imaging Spectroradiometer yang dipasang pada Satelit Aqua NASA melakukan survei pada Bumi di antara 2003 dan 2010. Dari survei ini, terkumpul data yang menunjukkan suhu tertinggi yang tercatat oleh satelit adalah 70,7 derajat Celsius pada 2005. Tapi secara keseluruhan, gurun ini juga memiliki suhu tahunan tertinggi dalam 5 dari 7 tahun data satelit.

Area terpanas di Gurun Dasht-e Lut, adalah wilayah seluas 480 kilometer persegi bernama Gandom Beryan berupa dataran tinggi yang ditutupi kerikil hitam vulkanik. Kerikil hitam adalah salah satu faktor penentu suhu ekstrem tanah yang tercatat karena kerikil hitam tersebut menyerap lebih banyak energi dari sinar matahari, hanya memantulkan sebagian kecilnya.

Baca juga: Serangan Cuaca Panas, Ini 4 Cara Melindungi Kulit Kita Guys 

Faktor lain pemicu panas ekstrem di Dasht-e Lut adalah kurangnya vegetasi. Tanah yang asin membuat tanaman susah bertahan hidup di area ini. Satu-satunya tanda kehidupan tanaman di sini ialah lumut gurun dan tamariska, semak tangguh yang bisa tumbuh sampai setinggi 10 meter.

Tapi menariknya, meski Anda bisa menggoreng telur di pasir dan batu karena panas ekstrem dan terasa seperti berjalan di atas wajan panas di atas kompor ketika berada di Gurun Dasht-e Lut. Namun, suhu udara di daerah ini, dikatakan rata-rata sekitar 39 derajat Celsius.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini