Cara Pendaftaran untuk Divaksin Covid-19 bagi Lansia

Wilda Fajriah, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 481 2365664 cara-pendaftaran-untuk-divaksin-covid-19-bagi-lansia-LHawrSfEKU.jpg Lansia divaksin Covid-19 (Foto: The New York Times)

Vaksinasi tahap kedua bagi kelompok usia diatas 60 tahun atau lansia akan segera dimulai. Vaksinasi untuk lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, diprioritaskan di Jawa-Bali.

“Jadi selain untuk seluruh kotamadya yang ada di DKI Jakarta vaksinasi juga akan dilakukan di ibu kota provinsi di 33 provinsi seperti Kota Bandung untuk provinsi Jawa Barat, Kota Denpasar untuk Bali, Kota Medan untuk Provinsi Sumatera Utara, Kota Makassar untuk Sulawesi Selatan dan seterusnya,” katanya seperti dikutip Covid19.go.id pada Minggu (21/2/2021).

 Vaksin Covid-19

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, mulai hari ini pemerintah telah mendistribusikan 7 juta dosis vaksin, selanjutnya menyusul 11 juta dosis pada Maret mendatang.

Terkait metode pelayanan fasilitas pelayanan vaksinasi bagi masyarakat lansia, pemerintah telah menyiapkan 2 cara yakni berbasis faskes milik pemerintah maupun swasta maupun vaksinasi massal di tempat.

Mengutip akun Instagram resmi Kemenkes, link pendaftaran vaksin bagi lansia pun akan disesuaikan dengan wilayah masing-masing. Seperti Jakarta di dki.kemkes.go.id, Serang; serang.kemkes.go.id, Bandung; bandung.kemkes.go.id, Semarang; semarang.kemkes.go.id, dan seterusnya.

Dalam formulir tersebut, peserta hanya cukup mengisi data berdasarkan alamat dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Serta membawa KTP saat vaksinasi dilaksanakan.

Bagi lansia yang sulit mendaftar, dapat meminta bantuan anggota keluarga maupun RT/RW setempat untuk mendaftar pada link tersebut. Pastikan data yang diisi sudah sesuai.

Setelah mendaftar, peserta akan diberikan informasi mengenai jadwal pelaksanaan vaksinasi oleh Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota, Puskesmas dan RS setempat.

Pada pelaksanaannya, vaksinasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun. Pemerintah juga memastikan bahwa tenaga kesehatan dan vaksinator yang terlibat dalam vaksinasi telah terlatih dan berkompeten.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini