Mengenal Teh Rooibos Asal Afrika, Berkhasiat Sehatkan Jantung hingga Cegah Kanker

Muhammad Ali Hafizhuddin, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 07:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 481 2365872 mengenal-teh-rooibos-asal-afrika-berkhasiat-sehatkan-jantung-hingga-cegah-kanker-eSu4ULWAU2.jpg Ilustrasi minuman teh rooibos. (Foto: Racool Studio/Freepik)

TEH rooibos akhir-akhir ini makin populer dan dikenal sebagai minuman enak yang menyehatkan. Bukan hanya itu, teh rooibos telah menjadi minuman favorit di seluruh dunia.

Teh rooibos dikenal sebagai teh merah atau teh semak merah. Teh ini dibuat dengan menggunakan daun dari semak yang disebut Aspalathus linearis yang biasanya tumbuh di pantai barat Afrika Selatan.

Baca juga: 9 Manfaat Teh Adas untuk Kesehatan, Bisa Cegah Kanker Lho 

Teh rooibos tradisional dibuat dengan cara memfermentasi daun yang mengubahnya menjadi warna merah kecoklatan. Varian lainnya dari teh ini adalah rooibos hijau yang tidak difermentasi dan cenderung lebih mahal karena rasanya lebih nikmat dibandingkan teh versi tradisional.

Selain itu, teh rooibos juga mengandung lebih banyak antioksidan dibanding lainnya. Seperti dilansir laman Healthline, berikut lima manfaat teh rooibos untuk kesehatan tubuh manusia.

1. Rendah tanin dan bebas kafein serta asam oksalat

Kafein adalah stimulan alami yang ditemukan dalam teh hitam dan teh hijau. Meskipun mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang umumnya aman, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan jantung berdebar lebih kencang, mudah cemas, sulit tidur, dan sakit kepala.

Karena itu, sebagian orang memilih menghindari atau membatasi asupan kafein. Dikarenakan teh rooibos secara alami bebas kafein, teh ini merupakan alternatif yang sangat baik untuk mengganti teh hitam atau teh hijau.

The rooibos juga memiliki kadar tanin yang lebih rendah daripada teh hitam atau hijau biasa. Tanin adalah senyawa alami yang ada dalam teh hijau dan teh hitam yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi tertentu seperti zat besi.

Bahkan, rooibos merah diklaim tidak mengandung asam oksalat. Mengonsumsi asam oksalat dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko batu ginjal dan rooibos merupakan pilihan yang baik bagi siapa saja yang memiliki masalah ginjal.

Ilustrasi teh. (Foto: Stockking/Freepik)

2. Kaya antioksidan

Teh rooibos memiliki tingkat antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan kesehatan seperti aspalathin dan quercetin. Antioksidan dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Dalam jangka panjang, efeknya bisa mengurangi risiko penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker. Dalam satu penelitian yang melibatkan 15 orang, kadar antioksidan dalam darah meningkat 2,9 persen saat partisipan meminum rooibos merah dan 6,6 persen saat mereka meminum varietas hijau. Peningkatan ini berlangsung selama 5 jam setelah peserta meminum 17 ons (500 ml) teh yang dibuat dengan 750 mg daun rooibos.

Baca juga: Studi: Minum Teh Oolong Ampuh Turunkan Berat Badan, Bahkan saat Tidur 

3. Meningkatkan kesehatan jantung

Antioksidan dalam teh rooibos dapat dikaitkan dengan jantung yang lebih sehat. Meminum teh rooibos mungkin memiliki efek yang menguntungkan pada tekanan darah dengan menghambat enzim pengubah angiotensin (ACE).

ACE secara tidak langsung meningkatkan tekanan darah dengan menyebabkan pembuluh darah berkontraksi. Dalam sebuah penelitian pada 17 orang, mengonsumsi teh rooibos dapat menghambat aktivitas ACE selama 30 sampai 60 menit.

4. Mengurangi risiko kanker

Studi tabung reaksi mencatat bahwa antioksidan quercetin dan luteolin yang ada dalam teh rooibos dapat membunuh sel kanker dan mencegah pertumbuhan tumor. Namun jumlah quercetin dan luteolin dalam secangkir teh sangat kecil, sehingga membutuhkan asupan tambahan seperti perbanyak buah dan sayur.

Baca juga: 3 Khasiat Teh Hijau Sencha Asal Jepang, Bikin Tubuh Makin Sehat 

5. Bermanfaat bagi pengidap diabetes tipe 2

Teh rooibos adalah satu-satunya sumber alami aspalathin antioksidan yang diketahui. Menurut sebuah penelitian, teh ini memiliki efek anti-diabetes. Satu studi dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa aspalathin menyeimbangkan kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin yang terbukti menjanjikan bagi orang yang berisiko diabetes tipe 2.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini