Pandemi Buat Kualitas Hidup Perempuan Alami Penurunan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 612 2365791 pandemi-buat-kualitas-hidup-perempuan-alami-penurunan-Anu5JehlVz.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENJADI perempuan yang kuat di masa pandemi Covid-19 bukan hal mudah. Seharusnya, seorang perempuan harus bisa jadi pemecah solusi yang baik dalam keluarga.

Diungkapkan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Agustina Erni, ketika bicara kondisi perempuan di Indonesia ini, kualitas hidupnya jauh lebih rendah daripada laki-laki. Hal ini terjadi hampir di semua wilayah Indonesia.

 Perempuan

"Perempuan menjadi tanggung jawab KPPPA, kami dan bu menteri punya tanggung jawab, dari Sabang sampai Merauke," katanya saat webinar #Standup4Moms.

Agustina mengungkapkan, kualitas hidup perempuan lebih rendah dari banyak sisi. Mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga kesehatannya. "Sementara dampak pandemi luar biasa, berdampak luas enggak hanya ekonomi dan kesehatan, tapi juga kondisi perempuan stres," katanya.

Sehingga timbul masalah lain yang lebih rumit. Dengan adanya masalah ini, peran prempuan yang menjadi pemecah solusi seakan tidak ada.

"Padahal perempuan berperan sebagai ketahanan keluarga. Maka harus diberi pemahaman diberi pengertian dan pelajaran," terangnya.

Diakui CEO Mother on Missions (MoM) Widya Safitri, masa sekarang ini sangat menyedihkan bagi seorang perempuan. Dia mengadakan survei kepada 300 responden dengan profesi ibu rumah tangga, freelancer, pekerja kantoran dan pengusaha.

"Di masa pandemi mereka mengalami dampak finansial. Bisa dijelaskan sebelum pandemi penghasilan mereka digabung dengan suami itu Rp5-10 juta. Setelah pandemi grafiknya berubah drastis, yakni Rp2,5-5 jutaan, bahkan ada yang cuma Rp500 ribu saja," ujarnya.

Faktor penyebabnya bermacam-macam. Ada penurunan gaji hingga terdampak pengurangan karyawan. Untuk mengurangi kesedihan, di masa pandemi orang-orang banyak yang senang berkumpul dengan orang-orang yang berpikir positif.

"Hal ini bisa membuat mereka stres release, menjaga kewarasan dan bahagia. Para moms biasanya akan saling support," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini