Mengenal Cryolipolysis, Metode Instan Hilangkan Lemak Tubuh

Poppy Fadhilah, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 481 2366027 mengenal-cryolipolysis-metode-instan-hilangkan-lemak-tubuh-HQMVzB5fNv.jpg Ilustrasi lemak tubuh. (Foto: Shutterstock)

LEMAK berlebih pada tubuh dapat membuat orang tidak percaya diri akan penampilannya. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk menghilangkan lemak ini. Bisa dengan berolahraga, diet, hingga prosedur medis melalui metode cryolipolysis.

CoolSculpting atau cryolipolysis adalah prosedur medis yang bertujuan membantu menghilangkan sel lemak berlebih bawah kulit pada bagian tubuh tertentu. Prosedur medis yang satu ini juga dibahas oleh salah satu dokter Indonesia yang juga aktif berbagi ilmu di aplikasi TikTok yaitu dr Yessica Tania.

Baca juga: Ini 5 Makanan Sumber Lemak Baik, Cocok Dikonsumsi Setiap HariĀ 

"Caranya alat ini akan membekukan lemak yang ada di situ kemudian tubuh akan menghancurkannya," jelas dr Yessica Tania, seperti dikutip dari unggahan akun TikTok @drziee, Senin (22/2/2021).

Alat yang digunakan bekerja mendinginkan bagian tertentu pada tubuh hingga mencapai suhu beku. Dalam beberapa minggu pengobatan, sel-sel lemak mati ini secara alami dipecah dan dikeluarkan dari tubuh melalui organ hati.

Ilustrasi lemak di perut. (Foto: Shutterstock)

Prosedur cryolipolysis tidak ada sayatan karena ini prosedur noninvasif dan tidak ada jaringan parut setelah perawatan. Juga tidak diperlukan waktu istirahat atau pemulihan.

Hasilnya mungkin mulai terlihat dalam beberapa minggu. Kebanyakan orang mengalami hasil penuh tiga bulan setelah perawatan terakhir.

Baca juga: 5 Penyebab Mengapa Perut Buncit Tak Kunjung LangsingĀ 

Meskipun memiliki beberapa manfaat untuk cryolipolysis, Anda juga penting untuk menyadari risikonya. Sebagaimana dilansir laman Healthline, berikut beberapa efek samping yang umum dari cryolipolysis:

1. Sensasi tarikan

Selama prosedur cryolipolysis, dokter akan menempatkan gulungan lemak di antara dua panel pendingin di bagian tubuh yang sedang dirawat. Ini dapat menciptakan sensasi menarik yang harus Anda tahan selama prosedur dilakukan yaitu 1 hingga 2 jam.

2. Nyeri, menyengat, atau pegal

Para peneliti telah menemukan bahwa efek samping yang umum dari cryolipolysis adalah rasa sakit, menyengat, atau sakit di tempat perawatan. Sensasi ini biasanya dimulai segera setelah perawatan hingga sekira 2 minggu setelah perawatan. Suhu dingin yang intens pada kulit dan jaringan yang terpapar selama cryolipolysis mungkin menjadi penyebabnya.

Sebuah studi pada 2015 meninjau hasil orang yang secara kolektif telah melakukan 554 prosedur crypolipolysis selama 1 tahun. Tinjauan tersebut menemukan bahwa nyeri usai perawatan biasanya berlangsung 3 sampai 11 hari dan hilang dengan sendirinya.

3. Kemerahan sementara, bengkak, memar, dan kulit sensitif

Efek samping cryolipolysis yang umum termasuk berikut ini, semua terletak di bagian yang dilakukan perawatan:

Efek samping ini terletak di bagian yang dilakukan perawatan. Disebabkan oleh suhu dingin, efek ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Hal ini terjadi karena cryolipolysis memengaruhi kulit dengan cara yang sama seperti radang dingin. Namun pada hal ini menargetkan jaringan lemak tepat di bawah kulit. Walaupun begitu, cryolipolysis aman dan tidak akan menyebabkan radang dingin.

4. Hiperplasia adiposa paradoks

Efek samping cryolipolysis yang sangat jarang tetapi serius adalah hiperplasia adiposa paradoks. Hal ini berarti sel-sel lemak di tempat perawatan tumbuh lebih besar daripada mengecil. Ini terjadi paling banyak pada pria. Tidak sepenuhnya dipahami mengapa ini terjadi. Meskipun ini adalah efek samping kosmetik daripada efek samping yang berbahaya secara fisik, hiperplasia adiposa paradoks tidak hilang dengan sendirinya.

Cryolipolysis adalah perawatan yang aman dan efektif untuk mengurangi lemak tubuh pada kebanyakan orang. Namun, ada beberapa orang yang sebaiknya tidak menerima perawatan ini.

Baca juga: Lansia Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 di RSUD Kembangan, Antre Sampai Jalanan

Lalu siapa saja yang harus menghindari prosedur cryolipolysis?

- Orang dengan kondisi cryoglobulinemia

- Penderita penyakit agglutinin dingin

- Orang dengan kondisi hemoglobulinuria dingin paroksismal

Cryolipolysis dapat menyebabkan komplikasi serius bagi orang-orang dengan gangguan ini. Oleh karena itu, penting berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan prosedur cryolipolysis.

Penting juga untuk dicatat bahwa cryolipolysis bukanlah pengobatan untuk obesitas. Sebaliknya, ini dapat membantu menghilangkan sejumlah kecil lemak berlebih yang tidak mudah hilang dengan diet dan olahraga saja.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini