Kapan Waktu yang Tepat Skrining Kanker Payudara jika Baru Saja Divaksin?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 481 2366178 kapan-waktu-yang-tepat-skrining-kanker-payudara-jika-baru-saja-divaksin-9zNW6TZJs9.jpg Ilustrasi skrining kanker payudara. (Foto: Diana Grytsku/Freepik)

MUNCUL fenomena baru di dunia medis yakni efek samping vaksin covid-19 gejala mirip kanker payudara. Ini akibat reaksi pembengkakan sel kelenjar getah bening di sekitar ketiak dan payudara yang terjadi usai vaksinasi covid-19. Dalam pemeriksaan mamografi atau skrining kanker payudara, citra tersebut akan membingungkan dokter.

"Tapi, itu bukan berarti efek samping vaksin covid-19 menyebabkan kanker payudara. Hanya saja reaksi usai divaksin serupa dengan gejala kanker payudara," terang ahli epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman saat dikonfirmasi Okezone, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Dokter Imbau Latihan Pernapasan untuk Atasi Sesak Akibat Long Covid-19 

Pembengkakan kelenjar getah bening di area penyuntikan vaksin covid-19 bahkan bisa terjadi juga di ketiak atau area sekitar payudara. Ini merupakan cara tubuh menunjukkan sedang membangun respons kekebalan setelah divaksinasi.

"Ada sel-sel kekebalan di kelenjar getah bening yang diaktifkan oleh vaksin dan sel tersebut berada di dekat ketiak, termasuk payudara. Ini terjadi karena area itu paling dekat dengan tempat suntikan vaksin dilakukan," tambah Dicky.

Nah, supaya hasil mamografi tidak salah diartikan atau salah diagnosis, Dicky menyarankan waktu yang tepat untuk melakukan skrining kanker payudara terhadap mereka yang sudah mendapatkan vaksin covid-19.

Baca juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 Mirip Gejala Kanker Payudara, Apakah Berbahaya?

Pertama, Anda harus memberi tahu petugas kesehatan bahwa baru saja mendapatkan vaksinasi covid-19. Ini penting agar pembacaan citra mamografi tidak disalahartikan.

"Selain itu (kedua), saya sarankan untuk melakukan skrining kanker payudara dengan mammogram pada waktu 4 hingga 6 minggu setelah vaksinasi supaya tidak salah diagnosis," jelasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini