Lansia Berpenyakit Kronis Disarankan Periksa Dulu Sebelum Divaksin Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 481 2366374 lansia-berpenyakit-kronis-disarankan-periksa-dulu-sebelum-divaksin-covid-19-SdQb5LhVxG.jpg Lansia divaksin Covid-19 (Foto: Istock)

Pemerintah siap melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang menyasar pada kelompok lanjut usia (lansia). Lansia dianggap sebagai kelompok rentan yang berisiko terinfeksi Covid-19. Oleh sebab itu kelompok ini mendapat perhatian serius bagi pemerintah.

Berbeda dengan masyarakat pada umumnya, kelompok lansia memerlukan pemeriksaan tambahan sebelum menerima vaksin Covid-19. Hal ini berguna untuk mencegah efek samping yang terhadap beberapa penyakit yang telah dimiliki para lansia sebelumnya.

 lansia divaksin

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tidak ada skrining pada saat vaksinasi Covid-19. Ia berpesan apabila selama ini seorang lansia memiliki penyakit kronis, maka lebih baik dikontrol dulu ke dokternya.

“Jadi baik yang memiliki penyakit jantung atau kelainan darah, dan ginjal kontrol ke dokternya, pastikan dokternya bisa memberikan keterangan bahwa memang layak vaksin. Bisa dalam bentuk surat, bahwa memang lansia tersebut dapat menerima vaksinasi,” terang dr. Siti dalam dialog Vaksinasi Tahap 2: ‘Cinta untuk Lansia’, Senin (22/2/2021).

Selain itu apabila lansia memiliki tekanan darah tinggi atau komorbid, seperti asma, gula darah tinggi, maka sebaiknya diobati terlebih dahulu. Nantinya jika penyakit sudah terkontrol dengan baik, maka bisa datang menuju fasilitas pelayanan kesehatan.

“Untuk pemeriksaan tekanan darah, sekarang batas atasnya sudah 180/110. Jadi artinya sudah cukup. Yang sebelumnya sempat tertunda, sekarang sudah bisa dapat vaksinasi Covid-19 kembali,” tandasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini