Kebanyakan Penerima Vaksin Covid-19 Alami Immunization Stress Related Response, Apa Itu?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 481 2366421 kebanyakan-penerima-vaksin-covid-19-alami-immunization-stress-related-response-apa-itu-46UqJDhiP9.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Sampai saat ini, ada 22 provinsi yang melaporkan kasus kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) vaksinasi Covid-19. Kesemuanya menyatakan efek samping bersifat ringan. Ada fakta menarik juga dari program vaksinasi Covid-19 ini yaitu, lebih dari setengah dari jumlah penerima vaksin mengalami Immunization Stress Related Response

KIPI ini sendiri merupakan serangkaian reaksi, biasanya berupa peradangan dalam tubuh setelah imunisasi. Pada vaksinasi Covid-19, KIPI yang sangat dikhawatirkan adalah reaksi alergi berlebih.

Nah, setelah lebih dari sebulan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, SpA (K), MTropPaed yang juga merupakan Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), coba menjelaskan beberapa gejala umum yang terjadi.

Dr Hindra Irawan

"Gejala KIPI yang terjadi pada vaksinasi Covid-19 itu cenderung ringan, seperti mual, kesulitan bernapas, kesemutan, lemes, atau berdebar, dan gejala itu hilang tanpa pengobatan," kata Prof Hindra, Senin (22/2/2021).

Namun, dia menjelaskan juga bahwa ada beberapa kasus yang memerlukan observasi lebih lanjut. Tapi, setelah diobservasi, mereka yang mengeluh KIPI sembuh tanpa pengobatan. "Jadi, bisa dikatakan sekali lagi, sampai sekarang tidak ada KIPI yang mengkhawatirkan," tambahnya.

Baca Juga : Lansia NU Capai 9 Juta, Begini Rencana Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19

Baca Juga : Demi Cepat Divaksin Covid-19, 2 Wanita Ini Nyamar Jadi Lansia

Vaksinasi Covid-19

Prof Hindra menerangkan, ada fenomena menarik di program vaksinasi Covid-19 ini. Menurut data yang dia miliki, tercatat lebih dari 64 persen orang yang divaksin itu mengalami 'immunization stress related respons' atau kondisi yang terkait kecemasan akibat proses imunisasi.

Jadi, seseorang sebelum divaksin mengalami mual, muntah, pingsan sekejap, atau gerakan aneh seperti lumpuh. Setelah diobservasi dengan eeg, echo, rontgen, CT-Scan, semuanya baik-baik saja dan dalam 1 atau 2 hari kondisi tubuh kembali biasa.

Kelompok ini bisa muncul karena banyak faktor, misalnya memang memiliki kerentanan pada suasana tegang akibat mendengar cerita atau melihat orang yang divaksin saat mengantre.

"Kondisi itu memberi ketakutan pada seseorang dan membuat jantungnya berdebar, wajahnya pucat kebiruan. Kasus ini banyak terjadi pada orang dewasa," tambahnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini