5 Cara Jitu Tumbuhkan Kebiasaan Ngemil Baik pada Anak

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 481 2366535 5-cara-jitu-tumbuhkan-kebiasaan-ngemil-baik-pada-anak-8zVcJ4589L.jpg Ilustrasi anak ngemil makanan yang baik untuk tubuh. (Foto: Pvproductions/Freepik)

SETIAP tanggal 28 Februari diperingati sebagai Hari Gizi Nasional di Indonesia. Nah, berbicara soal gizi, bukan hanya makanan pokok yang perlu diperhatikan oleh para orangtua. Tidak kalah penting adalah pemilihan camilan dan menumbuhkan kebiasaan ngemil baik pada anak.

Ada beberapa alasan mengapa orangtua disarankan mendorong buah hatinya agar doyan ngemil. Pertama, lambung anak lebih kecil dari orang dewasa, maka untuk memenuhi kebutuhan gizinya tidak cukup dari makanan pokok saja, namun perlu dibantu dengan pemberian camilan.

Baca juga: 5 Cara Mudah Tenangkan Anak Menangis Tanpa Gunakan Gadget 

Kedua, hampir semua anak Indonesia (97,7 persen) mengonsumsi lebih banyak camilan dan minuman kemasan dibandingkan sayuran serta buah-buahan. Ketiga, diperkirakan 15 sampai 25 persen penyakit anak-anak disebabkan pola makan yang kurang tepat, termasuk kebiasaan mengonsumsi camilan kurang sehat.

Lantas, bagaimana dengan anak yang sudah terbiasa ngemil camilan kurang baik?

Menurut dokter spesialis anak Attila Dewanti Sp.A (K), tidak pernah ada kata terlambat dalam menumbuhkan kebiasaan ngemil baik pada anak.

Anak makan camilan baik. (Foto: Nensuria/Freepik)

"Ketika anak-anak lebih banyak beraktivitas di rumah seperti saat pandemi ini, ia cenderung mengonsumsi lebih banyak camilan karena rasa bosan beraktivitas seharian di rumah. Sebaliknya, ini dapat menjadi momentum emas bagi orangtua untuk menumbuhkan kebiasaan baru yakni memilih camilan yang lebih baik," jelas dia dalam keterangannya yang diterima MNC Portal, Selasa (23/2/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa hal yang paling penting dan wajib diperhatikan adalah orangtua harus bisa memberikan teladan yang baik, karena anak-anak akan meniru gaya hidup atau pola ngemil orangtuanya.

Baca juga: Anak Susah Makan Sayuran? Atasi dengan Trik Khusus dari Dokter Gizi Ini 

Upaya menumbuhkan kebiasaan baik pada anak memang perlu dilakukan, dan sebaiknya bermula dari rumah dengan para orangtua dan caretaker sebagai contoh baik. Berikut lima cara jitu yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan ngemil baik pada anak.

1. Libatkan anak dalam pemilihan camilan

Supaya anak makin paham tentang berbagai jenis camilan yang ada di pasaran, libatkan mereka dalam proses pemilihannya. Orangtua dan caretaker bisa membuat jadwal mingguan dan berdiskusi dengan anak tentang camilan apa saja yang diinginkan, apakah cemilan tersebut baik atau tidak, dan berapa banyak yang bisa dikonsumsi per hari. Selalu berikan alasan yang bisa dimengerti anak saat melarang atau menyuruh makan camilan tertentu.

2. Catat camilan favorit anak dan bandingkan kandungannya

Apa saja camilan favorit anak selama ini? Apakah kandungan kalori dan gulanya tidak berlebih untuk kebutuhan gizi hariannya? Yuk evaluasi kebiasaan ngemil selama ini dengan membuat tabel yang sederhana untuk ditempel di pintu kulkas. Dengan tabel informatif ini, ajari anak membandingkan dan memilih camilan paling baik untuk sesi ngemil berikutnya.

3. Sesuaikan dengan selera anak

Camilan di pasaran memang beragam, tapi tidak semua baik untuk dikonsumsi anak. Memilih camilan yang baik bukan berarti memaksakan anak-anak mengonsumsi makanan yang kurang disukai. Tugas utama orangtua dan caretaker adalah menjaga keseimbangan itu, yakni memilih camilan yang disukai anak, tapi dengan mengatur porsi atau memilih kandungan yang tepat untuk kebiasaan tubuhnya. Misalnya jika anak gemar menikmati es krim, pilihlah yang mengandung kebaikan susu dan buah yang bisa membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Baca juga: Ini Tanda Anak Kurang Zat Besi, Salah Satunya Mudah Lupa 

4. Bikin sesi edukasi jadi menyenangkan dengan permainan

Yuk ajak anak belajar tentang camilan baik dengan cara yang menyenangkan. Misalnya dengan bermain ular tangga ataupun mengisi teka-teki silang yang seru. Faktanya, anak-anak belajar dengan menggunakan lima indera mereka, mulai dari sentuhan, visual, hingga pendengaran. Oleh karena itu, belajar dengan bermain menjadi cara efektif untuk menanamkan pengetahuan baik ke dalam pemikiran anak.

5. Berikan teladan yang baik

Orangtua adalah dua tokoh yang paling krusial dan menjadi contoh bagi anak-anak, bahkan hingga beranjak dewasa. Apa pun yang dilakukan dan dikatakan oleh orangtua akan menentukan karakter, sikap, kepercayaan, dan bahkan pola gaya hidup anak. Makin dekat dengan anak, makin tinggi pula level pengaruh yang diberikan orangtua terhadap kehidupannya. Kalau ingin anak terbiasa ngemil dengan baik, maka berikan juga teladan yang baik di rumah dengan mengonsumsi camilan yang baik, sesuai kebutuhan gizi harian, dengan porsi yang proporsional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini