7 Motif Batik Betawi, Tampilkan Potret Sejarah hingga Budaya Jakarta

Poppy Fadhilah, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 194 2366821 7-motif-batik-betawi-tampilkan-potret-sejarah-hingga-budaya-jakarta-qjZ0j79aGH.jpg Motif Batik Betawi (Foto : Instagram)

Motif batik Betawi memiliki keunikan seperti halnya daerah-daerah lain, lekat dengan kebudayaan. Motif batik Betawi memiliki unsur simbol-simbol yang identik kebudayaan Betawi. Contohnya ada ondel-ondel, jail-jali, ngaronjeng, dan lainnya.

Seiring berjalannya waktu, Batik Betawi terus mengalami perkembangan. Melansir dari unggahan akun YouTube Muhammad Jaelani Manjut, berikut 7 motif Batik Betawi yang perlu Anda diketahui :

1. Motif Pencakar Langit

Motif Batik Betawi

Motif ini menggambarkan ondel-ondel sebagai maskot Betawi yang berdiri kokoh di antara bangunan-bangunan pencakar langit, kemajuan teknologi, dan derasnya komunikasi modern di Jakarta.

Semaju apapun Jakarta, ondel-ondel tetaplah menjadi penyemangat dalam mempertahankan budaya Betawi. Jakarta tidak akan meninggalkan tradisi yang berakar dari nenek moyang walaupun terus berkembang secara teknologi.

Baca Juga : Jalan-Jalan ke Terogong, Kampung Wisata Batik Betawi

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Batik Betawi yang Punya Makna Filosofi Mendalam

2. Motif Jali-jali

Motif Batik Betawi

Motif ini tercipta dari sejarah sederhana tentang jail-jali Jakarta. Motif ini untuk mengenang bahwa dahulu di Jakarta banyak sekali jail-jali. Pohon ini paling disukai anak-anak karena buahnya sering dijadikan kalung dan gelang. Jali-jali juga diabadikan dalam sebuah lagu tradisional Betawi.

3. Motif Burung Hong

Motif Burung Hong

Seperti namanya, motif Batik Betawi ini memiliki gambar Burung Hong yang merupakan lambang kebahagiaan. Motif ini mendapat banyak pengaruh dari budaya Tiongkok dan Arab. Motif Burung Hong biasanya didominasi dengan warna merah dan kuning.

4. Motif Peganten Betawi

Motif Batik Betawi

Motif ini menggambarkan pakaian pengantin laki-laki dan perempuan Betawi yang merupakan percampuran budaya Tiongkok dan Arab. Dalam motif ini ada bermacam warna yang tersedia, baik yang terang maupun yang gelap.

5. Motif Penari Ngaronjeng

Motif Batik Betawi

Dalam motif Batik Betawi ini tari Ngaronjeng menggambarkan seorang wanita yang sedang menari dengan pakaian bagus. Melalui motif inilah kesenian Betawi dikenal warga Jakarta bahkan hingga wisatawan mancanegara. Tersedia beragam warna pada motif ini. Ada warna terang dan juga gelap.

6. Motif Kain Bertumpal atau Pucuk Rebung

Motif Batik Betawi

Memiliki bentuk berupa jajaran segitiga yang saling berhadapan atau berlawanan. Motif ini biasanya didominasi dengan warna merah dan kuning. Sementara itu, warna dasar kain umumnya berwarna hitam atau biru. Untuk pemakaiannya, kain batik motif pucuk rebung ini dipakai pada kain bagian depan.

7. Motif Loreng Ondel-ondel

Motif Batik Betawi

Motif ini dibuat dengan mengangkat boneka ondel-ondel yang merupakan maskot kota Jakarta. Figur ondel-ondel yang digambarkan umumnya lengkap sepasang laki-laki dan perempuan. Dalam motif Batik Betawi ini ada kembang kelape sepasang ondel-ondel dengan memakai pakaian lengkap.

Pemilihan warnanya biasa didominasi merah dan kuning, tapi juga dapat bervariasi sesuai keinginan pembuat. Warna yang digunakan pada motif Batik Betawi ini adalah warna-warna cerah. Warna-warna tersebut antara lain merah, kuning, hijau, oranye, biru, putih, dan hitam. Tiap warna memiliki makna yang menggambarkan sifat dan karakter masyarakat Betawi.

Warna merah bermakna kemauan yang besar untuk belajar, dinamis, dan berani. Warna kuning memiliki arti kehangatan, kecerdikan, dan berbakat dalam bisnis. Warna biru berarti mempertahankan aturan, kebiasaan, dan tradisi yang berlaku. Warna hijau punya makna harmoni dan kebersamaan. Warna putih berarti suci dan religious. Sementara itu, warna hitam bermakna petualang, imajinatif, dan misterius.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini