Ini 6 Alasan Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro di Jawa-Bali

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 481 2366722 ini-6-alasan-pemerintah-perpanjang-ppkm-mikro-di-jawa-bali-BaxfwuDH5u.jpg Ilustrasi PPKM Mikro Jawa-Bali. (Foto: Okezone)

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Pulau Jawa dan Bali resmi diperpanjang hingga 8 Maret 2021. Keputusan perpanjang PPKM Jawa Bali ini dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 04 Tahun 2021.

Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, Selasa (23/2/2021), PPKM mikro mencakup 123 kabupaten dan kota sampai desa atau kelurahan di 7 provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

Baca juga: Tekan Kasus Aktif Covid-19, Pemprov DKI Jakarta Perpanjang PSBB hingga 8 Maret 2021

Langkah PPKM ini terbukti menunjukkan situasi yang makin membaik dibandingkan sebelumnya. Oleh karena itu, hasil positif PPKM sebelumnya menjadi bahan pertimbangan pemerintah melakukan perpanjangan. Adapun evaluasi dari pelaksanaan PPKM mikro sebelumnya menunjukkan:

1. Secara nasional jumlah kasus aktif turun hingga -17,27 persen dalam sepekan.

2. Tren kasus aktif di 5 provinsi menurun (DKI Jakarta, Banten, Jabar, DIY, dan Jatim).

3. Tren Bed Occupancy Rasio (BOR) seluruh provinsi menurun di angka < 70 persen.

4. Tren kesembuhan di 5 provinsi meningkat (DKI Jakarta, Banten, Jabar, DIY, dan Jatim).

5. Tren kematian di 3 provinsi menurun (DKI Jakarta, Jabar, dan Bali).

6. Tren kepatuhan protokol kesehatan di seluruh provinsi meningkat.

Baca juga: Perpustakaan Islam Abad ke-8 Lahirkan Ilmu Matematika Modern dan Mengubah Dunia

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini