Kemenkes : Belum Ada Efek Samping Signifikan dari Vaksinasi Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 481 2366960 kemenkes-belum-ada-efek-samping-signifikan-dari-vaksinasi-covid-19-Wn1NzJqdPp.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Pemerintah sudah mulai melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyatakat sejak 13 Januari 2021. Vaksinasi tersebut bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd Immunity sesuai dengan harapan pemerintah.

Vaksinasi yang menciptakan kekebalan kelompok, dipercaya mampu menekan penularan Covid-19 di masyarakat. Namun sayang, masih ada sebagian yang merasa takut dan ragu untuk divaksin karena alasan keamanan.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menjelaskan bahwa hingga saat ini, sudah ada total orang yang telah divaksinasi dua juta lebih, baik untuk dosis satu dan dua

Jubir Vaksinasi

“Sejauh ini tidak ditemukan kejadian efek samping akibat imunisasi yang signifikan. Rata-rata hanya gejala efek samping ringan,” ungkap dr. Siti, dalam unggahan di akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (23/2/2021).

Dokter Siti mengatakan dari sejumlah kejadian tenaga kesehatan diketahui positif Covid-19 setelah vaksinasi, bahkan ada yang meninggal, sangat mungkin mereka telah terpapar saat divaksinasi tapi belum bergejala.

“Vaksin asal Sinovac adalah vaksin berisi virus mati (Inactivated), jadi hampir tidak mungkin menyebabkan seseorang terinfeksi. Kami juga tegaskan bahwa vaksin asal Sinovac telah dinyatakan aman dan bermutu serta memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan POM,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini