5 Pengalaman Hidup yang Baru Anda Dapat Setelah Menikah, Benar Gak?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 612 2366989 5-pengalaman-hidup-yang-baru-anda-dapat-setelah-menikah-benar-gak-kiy83ViNki.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENIKAH mungkin menjadi tujuan akhir Anda ketika menjalin asmara, tapi bukan berarti segalanya selesai begitu saja. Pernikahan membuka babak baru dalam hidup Anda bersama pasangan.

Mungkin bagi beberapa orang, pernikahan tampak seperti momen paling sempurna dan ajaib. Sampai akhirnya kebahagiaan itu pudar karena Anda tinggal bersama dan mendapat pelajaran realistis dalam kehidupan perkawinan Anda.

Melansir Times of India, ada beberapa harapan yang salah soal pernikahan, yang mungkin Anda alami setelah memasuki kehidupan perkawinan.

Pernikahan Tak Selalu Menyenangkan

Di awal pernikahan, kadar cinta dalam diri pasangan sangat tinggi, di mana setiap momen itu menjadi asyik dan mendebarkan. Tapi seiring berjalannya waktu, permasalahan dalam rumah tangga pun mulai muncul dan mengurangi gairah tersebut.

Pernikahan

Pernikahan bukanlah 50-50!

Tidak peduli seberapa besar Anda berdua setuju untuk berada di level yang sama, Anda harus menerima kenyataan bahwa satu orang dalam hubungan selalu berusaha lebih keras daripada yang lain. Kebahagiaan sejati terletak ketika dua pasangan belajar untuk mengisi perbedaan satu sama lain.

Katakanlah, Anda adalah sosok romantis tetapi mudah putus asa, sementara pasangan Anda tidak suka bersikap romantis, mereka mengisi kekosongan dengan bersikap lebih realistis dan logis daripada Anda.

Percakapan sulit tentang uang

Banyak pasangan yang percaya bahwa membicarakan uang dan aspek keuangan itu mudah. Sebaliknya, ternyata tidak. Uang, posisi, dan kekuasaan, itu dapat menyebabkan perselisihan besar di antara pasangan.

Pasangan merasa canggung dan sulit untuk berbicara tentang stabilitas keuangan, dan banyak yang akhirnya tidak memberikan pendapat jujur mereka tentang anggaran, tabungan, pengeluaran, dll. Hal ini juga menyebabkan banyak miskomunikasi.

Cinta datang dari kepercayaan dan pengertian

Pernikahan Anda jauh berbeda dari tugas yang harus Anda lakukan sebagai siswa di perguruan tinggi. Pernikahan membutuhkan usaha, dukungan, pengertian dan kepercayaan yang besar.

Percaya atau tidak, cinta meski menjadi salah satu hal terpenting, sebenarnya datang setelah kepercayaan dan pengertian. Anda harus menjadi tim yang kuat, terutama di saat-saat sulit ketika Anda harus meninggalkan pendapat pribadi Anda dan mengambil satu keputusan.

Tak selalu utamakan Anak

Anak-anak pasti membuat pernikahan lebih kuat, tetapi Anda tidak harus bergantung pada mereka untuk memperjuangkan pernikahan Anda. Anda harus memahami dan menerima kenyataan bahwa suatu hari, mereka akan memiliki kehidupan mereka sendiri dan kemudian, Anda dan pasangan harus mengukir jalan Anda sendiri.

Tidak apa-apa jika Anda kadang-kadang memprioritaskan pasangan Anda sedikit lebih dari anak-anak Anda, karena mereka perlu merasa dicintai dan dihargai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini