5 Kesalahan Umum yang Harus Dihindari saat Konsumsi Salad

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 19:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 612 2367099 5-kesalahan-umum-yang-harus-dihindari-saat-konsumsi-salad-vjlLH9q6Zl.jpg Ilustrasi salad. (Foto: Lifeforstock/Freepik)

SALAD adalah salah satu hidangan sehat yang terdiri dari sayuran dan buah-buahan. Salad bisa berfungsi untuk menu diet menurunkan berat badan. Namun siapa sangka, ternyata ada kesalahan yang sering terjadi saat mengonsumsi salad, dan wajib dihindari.

Pada dasarnya makan salad tidak selalu berarti makan sehat. Semangkuk salad dapat menghasilkan penurunan berat badan atau justru penyebab kenaikan bobot, tergantung bahan yang dipilih untuk ditambahkan ke dalamnya.

Baca juga: Resep Nasi Salad ala Restoran Jepang, Lezat dan Murah Meriah 

Sebagaimana dilansir laman Times of India, berikut lima kesalahan yang sering terjadi saat mengonsumsi salad. Ini justru bisa mengganggu upaya penurunan berat badan.

1. Melewatkan protein

Tidak seharusnya mengurangi bahan protein dari salad. Sebab dengan mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat dan lemak, mengurangi protein bukanlah ide yang baik.

Protein adalah bahan pembangun sel dan perlu mengonsumsinya setiap hari untuk menjaga RDI. Makronutrien ini meningkatkan rasa kenyang dan mencegah mengunyah makanan yang tidak sehat.

Selalu tambahkan sumber protein yang baik dalam salad seperti kacang-kacangan dan biji-bijian, telur, dada ayam atau segenggam buncis.

Salad. (Foto: Timolina/Freepik)

2. Terlalu banyak topping

Menambahkan topping atau taburan ke salad penting bagi sebagian orang. Tetapi memuat salad dengan berbagai jenis topping seperti keju dan crouton bukanlah pilihan ideal.

Pilih topping yang sehat seperti kacang, namun jangan berlebihan. Anda bahkan bisa menambahkan blueberry atau blackberry untuk mendapatkan dosis antioksidan yang baik.

Baca juga: Resep Salad Sayur Saus Mayo untuk Menu Sarapan, Sehat dan Praktis 

3. Kehilangan lemak

Lemak, karbohidrat, dan protein adalah tiga makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Meskipun mungkin berhati-hati dengan asupan lemak jenuh dan trans, jangan pernah menghindari lemak sama sekali.

Ada dua jenis lemak yakni buruk dan baik. Lemak jahat tidak sehat untuk berat badan. Lemak yang baik mendukung proses penurunan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang. Pilih sumber lemak sehat untuk makanan seperti minyak zaitun, alpukat, dan ikan berlemak.

4. Tidak menambahkan cukup sayuran

Bahan utama salad penurun berat badan harus selalu berupa sayuran. Daripada memilih satu atau dua sayuran hijau, tambahkan varietas berbeda seperti tomat, mentimun, selada, brokoli, atau wortel.

Makin banyak sayuran yang ditambahkan ke makanan, maka makin banyak nutrisi yang akan didapat. Cobalah untuk tetap berpegang pada sayuran mentah.

Baca juga: Salad Sehat untuk Ibu Hamil, Cocok Dimakan Pagi atau Malam 

5. Menambahkan terlalu banyak saus

Saus salad menambah rasa pada hidangan, tetapi untuk memuaskan selera, jangan menenggelamkan sayuran hijau dan buah-buahan dalam lapisan lemak krimnya.

Alih-alih saus krim keju atau mayones, lebih baik tambahkan minyak zaitun dengan cuka dan saus berbahan dasar alpukat dengan lemak sehat untuk jantung. Selain menambah rasa pada hidangan, ini memuaskan rasa lapar dan membuat lebih kenyang.

Salad. (Foto: Timolina/Freepik)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini