Lebih Banyak Efek Samping Pasca-Suntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 481 2367464 lebih-banyak-efek-samping-pasca-suntik-vaksin-covid-19-dosis-kedua-ini-alasannya-48GXYV0MJi.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: The Scientist)

Sehubungan dengan semakin meluasnya distribusi vaksin Covid-19, maka semakin banyak pula orang yang disuntik vaksin. Hal ini sejalan dengan munculnya laporan orang-orang mengalami efek samping lebih banyak, usai disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua.

Tapi jangan khawatir dulu, sebab reaksi ini disebutkan oleh para ahli sebagai respons normal dari imun di tubuh.

 Vaksin Covid-19

Mengutip Today, Rabu (24/2/2021) Dr. Kavita Patel mengatakan jika mengalami efek samping yang lebih banyak pasca disuntik dosis vaksin yang kedua, tak perlu merasa cemas berlebihan karena itu adalah reaksi terduga, yang sudah bisa diperkirakan dari suatu vaksin.

Ia sendiri mengaku setelah disuntik dosis vaksin yang kedua, dirinya merasa seperti sedang flu selama 36 jam.

“Dosis vaksin yang kedua itu anggap saja sedang bekerja. Lalu sistem kekebalan tubuh Anda sekarang mengenali vaksin tersebut, jadi vaksin itu melakukan tugasnya," jelas Dr. Kavita Patel.

Pernyataan Dokter Kavita di atas, senada dengan penjelasan Dr. Bill Moss, dokter anak dan profesor epidemiologi penyakit menular di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Dokter Bill menyebut, vaksin Covid-19 dosis yang kedua ini bekerja sebagai booster, melengkapi tugas dari dosis vaksin yang pertama.

“Dosis kedua ini benar-benar seperti dosis penguat. Sistem kekebalan melihat vaksin untuk pertama kalinya lewat suntikan dosis yang pertama dan bereaksi terhadap hal itu dan sel-sel sistem kekebalan direkrut untuk mengenali protein lonjakan itu (bagian dari virus corona yang dipengaruhi oleh vaksin). Jadi ketika sistem kekebalan tubuh melihat vaksin untuk kedua kalinya, ada lebih banyak sel dan ada respons kekebalan yang lebih intens, yang mengakibatkan munculnya efek samping tersebut,” papar Dr.Bill.

Reaksi dari suntikan vaksin Covid-19 yang bisa diantisipasi tersebut, mulai dari reaksi lokal seperti bengkak, ruam atau nyeri di tempat suntikan atau bisa juga merasa lelah.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat beberapa orang mungkin juga mengalami kedinginan (meriang) demam atau sakit kepala. CDC sendiri menyarankan, jka sekitar 24 jam belum membaik, sebaiknya bisa segera periksa ke dokter.

“Bersiap saja, tapi jika tidak mengalami reaksi apapun Anda tak perlu khawatir dan berpikir kalau vaksin itu tidak bekerja. Setiap manusia dan tubuhnya itu berbeda-beda,” pungkas Dr. Kavita Patel.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini