Epidemiolog: GeNose Mengatasi Masalah dengan Masalah

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 24 Februari 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 612 2367666 epidemiolog-genose-mengatasi-masalah-dengan-masalah-mZI3Lhrbkj.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

PEMAKAIAN GeNose sebagai alat baru skrining Covid-19 menjadi perdebatan. Banyak ahli mempertanyakan validitas dari GeNose, sebab hingga saat ini belum ada kajian ilmiah yang dipublikasikan mengenai efektivitas alat tes napas itu.

Meskipun, GeNose sudah digunakan sebagai alat skrining Covid-19 bagi para penumpang kereta api jarak jauh. Setiap penumpang diperiksa menggunakan GeNose dan apabila hasilnya positif, maka tidak boleh melakukan perjalanan menggunakan kereta api.

Melihat kondisi tersebut Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, mengaku prihatin dengan keputusan yang diberikan pemerintah. Ia juga menyayangkan kontrol yang pemerintah selama masa pandemi Covid-19.

“Dengan fenomena GeNose ini berarti kontrol dan arah riset kita dalam situasi pandemi ini menjadi tidak ada panduan,” terang dr. Dicky, saat diwawancarai MNC Portal Indonesia, Rabu (24/2/2021).

Menurut dr. Dicky, jika ada panduan, maka arahnya itu harus betul-betul menunjang satu strategi testing atau riset vaksin yang efektif, efisien, visible, dan juga memiliki fleksibilitas yang memadai. Selain itu alat itu juga harus punya validitas dari sisi data rujukan ilmiah awal yang juga memadai.

“Kalau hal itu dilakukan, kejadian seperti GeNose ini akan tetap ada. Tapi dalam tahapan riset dan tidak terburu-buru seperti saat ini," kata dia.

"Keterburu-buruan adalah suatu ciri khas yang sangat unik, dari satu situasi pengendalian pandemi yang tidak terkendali. Tapi itu jangan menyelesaikan masalah dengan masalah,” tuntasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini