Mengintip Asal-usul Lontong Cap Go Meh, Berawal dari Kompetisi Memasak di Tanah Jawa

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 298 2368003 mengintip-asal-usul-lontong-cap-go-meh-berawal-dari-kompetisi-memasak-di-tanah-jawa-v53c2heRZn.jpg Ilustrasi Lontong Cap Go Meh. (Foto: Instagram @berbagiresep)

LONTONG Cap Go Meh adalah salah satu kuliner lezat yang ada Nusantara. Selain memiliki cita rasa enak, penganan khas ini ternyata juga penuh nilai sejarah yang panjang. Dilaporkan bahwa Lontong Cap Go Meh sudah ada sejak zaman kepemimpinan Sam Poo Kong atau lebih dikenal Laksamana Zheng He. Ia pertama kali datang ke Indonesia melalui wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Kala itu Laksamana Zheng He mengadakan kompetisi untuk merayakan Cap Go Meh. Perlombaan ini mengutamakan orang yang mampu sup terbaik pada hari keberuntungan tersebut. Bila bisa membuat sesuai aturan dan memiliki rasa lezat, maka ia menjadi pemenangnya.

Baca juga: Deretan Makanan Lezat Khas Solo, Mulai Timlo hingga Tengkleng 

Seperti dilansir laman Wonderfull Indonesia, ketika kabar kompetisi tersebut menyebar, seorang kepala desa setempat –atau biasa disebut datuk– memutuskan bergabung meskipun waktunya sangat mendesak. Ia memasak segala sesuatu yang tersedia di dekatnya dan menciptakan sup versinya.

Lontong Cap Go Meh. (Foto: Instagram @chichiwiranata)

Laksamana Zheng He akhirnya mencicipi sup yang dibuat oleh para peserta yang datang dari seluruh wilayah. Ketika pengumuman hampir selesai, sang Datuk menanyakan perihal rasa sup yang dibuatnya. Laksamana Zheng He kemudian meminta salah satu pasukannya mendaftarkan masakan Datuk sebagai "Luang Tang Shiwu Ming".

Baca juga: Menikmati Kicik dan Tongseng Ikan Sidat Khas Bantul, Lezat serta Penuh Gizi 

Dalam dialek Hokkian, para pasukan menyebutkan "Luang Tang Shiwu Ming" menjadi "Luan Dang Cap Go Mia" yang diteriakkan dengan keras. Datuk dan peserta lainnya kemudian berasumsi bahwa Laksamana Zheng He menamakan sup itu dengan nama "Lontong Cap Go Meh" karena hidangan tersebut memang mengandung lontong sebagai salah satu hidangan utamanya.

Sejak saat itu masakan sup khas Datuk menjadi terkenal hingga sekarang. Setidaknya ada sembilan hidangan yang dimasak secara individual sebelum menyajikan Lontong Cap Go Meh.

Beberapa di antaranya adalah lontong yang merupakan kue beras berbentuk memanjang yang dibungkus daun pisang, kemudian opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng ati, telur pindang, koya, sambal terasi, acar, serta kerupuk udang.

Hingga kini masakan mewah tersebut telah menjadi hidangan khas yang disajikan dalam tradisi Tahun Baru China yang masih dilakukan di sebagian besar kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dikarenakan rasanya enak dan memiliki banyak peminat, Lontong Cap Go Meh juga disajikan sebagai menu harian di beberapa restoran.

Baca juga: Uniknya Sup Ikan Holat, Makanan Khas Tapanuli dengan Sensasi Rasa Sepat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini