Epidemiolog Sebut Nasib Covid-19 Bakal Sama seperti Influenza

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 18:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 481 2368371 epidemiolog-sebut-nasib-covid-19-bakal-sama-seperti-influenza-TgWg5kDvC8.jpg Pandemi Covid-19 (Foto: Oddity)

Beberapa waktu lalu Kolumnis Kesehatan, Martin Makary memprediksi sebagian besar penyakit Covid-19 bakal hilang pada April. Pernyataan tersebut diberikan berdasarkan data laboratorium, matematika, literatur, dan percakapannya dengan para ahli.

Prediksi hilangnya Covid-19 pada April muncul setelah World Health Organization (WHO) menyebutkan, tren kasus Covid-19 secara global menunjukkan penurunan yang signifikan. Penurunan secara global terjadi hingga 16 persen banyaknya.

 influenza

Meski demikian, Epidemiolog Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman memiliki pandangan tersendiri terkait Covid-19. Menurutnya kurang masuk akal apabila Covid-19 bisa hilang dengan cepat dalam waktu sesingkat itu. Terlebih belum semua orang mendapatkan vaksin.

“Ini menunjukkan kecenderungan Covid-19 akan menjadi endemik sebagaimana influenza. Artinya ya akan lama ada di kita, mungkin beberapa puluh tahun dan tentu akan sangat sulit, bila setiap tahun memvaksinasi penduduk di dunia,” terang dr. Dicky, kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (25/2/2021).

Dokter Dicky menjelaskan, melakukan vaksinasi Covid-19 sangat sulit, dan banyak sekali tantangannya. Oleh sebab itu Covid-19 ini akan cenderung bernasib seperti influenza. Di mana disebut akhir dari pandemi jika secara umum angka kematian yang setidaknya per hari 1 digit.

“Kondisi ini bisa dikatakan terkendali. Kemudian angka kasus Covid-19 sebanyak 1:1 juta atau 1:10 juta, itu juga sudah bisa dikatakan terkendali. Ini yang menjadi takdir dari Covid-19,” tuntasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini