Napak Tilas Banaspati di Lapangan Kampung Sewu, ketika Solo Diteror Mahluk Halus

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 20:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 612 2368363 napak-tilas-banaspati-di-lapangan-kampung-sewu-ketika-solo-diteror-mahluk-halus-uX1d32U8bB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

INDONESIA memang memiliki segudang cerita misteri yang diwariskan turun temurun. Beberapa yang terkenal di antaranya adalah Kuyang dari Kalimantan, Leak Bali dan Banaspati dari Jawa.

Nah, salah satu tempat yang menyimpan kisah misteri tentang banaspati adalah Lapangan Kampung Sewu di Jebres, Solo. Sosok makhluk halus legendaris dari Sungai Bengawan Solo, yakni Banaspati pernah meneror pada 1930-an, yang menggegerkan warga sekitar Lapangan Kampung Sewu Solo.

Wujud Banaspati yang mengerikan menambah kengerian teror kala itu. Berdasarkan cerita dari pengelola akun Instagram @misterisolo, wujud Banaspati berupa api dengan wajah yang terletak di pantat.

"Makhluk yang berwujud api dengan wajah dipantat ini konon menjadi penguasa energi negatif di desa ini. Konon, makhluk ini berasal dari penghuni gaib asli Bengawan Solo. Bahkan pada tahun 1930an pemandangan lalu lalang banaspati di langit sudah menjadi hal yang wajar," ujar dia.

lapangan sewu

Untuk mengatasi teror Banaspati di Lapangan Kampung Sewu Solo itu, beberapa orang kaya atau dikenal dengan saudagar di desa ini memelihara makhluk halus yang bertujuan untuk memberikan perlindungan dari gangguan Banaspati.

Tak hanya memelihara makhluk halus, orang-orang kaya di Desa Sewu ini juga membangun pendopo tujuannya sama, yakni sebagai pelindung dari gangguan Banaspati.

"Beberapa saudagar di desa ini sengaja memelihara 'rewang gaib' dari keraton untuk menjadi pelindung dari gangguan makhluk ini. Menurut beberapa saksi, beberapa saudagar di kampung ini sengaja membangun pendopo dan menanam pohon besar untuk menghalangi gangguan gaib ini," tambah dia.

Bukan sembarang pendopo, menurut cerita dari pengelola akun Instagram @misterisolo, pendopo dan pohon besar tersebut juga berisi pusaka sebagai tempat tinggal peliharaan orang-orang kaya di desa ini.

Kian Menghilang

Lambat laun teror dari Banaspati di sekitar Lapangan Kampung Sewu Solo ini mulai menghilang. Apalagi saat ini sudah banyak bangunan-bangunan modern di sekitar lokasi.

Dengan dikelilingi oleh rumah-rumah warga, kesan angker dari lapangan ini juga semakin menghilang.

"Lapangan yang dahulu angker ini, sempat direnovasi, dan kembali terbengkalai ini serasa hilang nuansa wingitnya. Pemukiman penduduk yang tambah padat serta lalu lalang kendaraan yang melintasi di jalan atas bagian barat lapangan ini selama 24 jam nonstop mungkin menjadi salah satu alasannya," ujar pengelola akun Instagram @misterisolo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini