Moderna Uji Coba Vaksin Covid-19 untuk Strain Virus Afsel

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 20:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 612 2368414 moderna-uji-coba-vaksin-covid-19-untuk-strain-virus-afsel-3ZhK8WZs2d.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

GUNA melawan strain virus corona baru yang pertama kali dilaporkan ada di Afrika Selatan. Salah satu produsen vaksin Covid-19, Moderna, diketahui terus mengembangkan vaksin yang efektif bisa digunakan untuk melawan strain baru virus corona tersebut.

Mengutip Nbc News, Moderna dilaporkan akan memulai tes dari vaksin Covid-19 versi baru. Vaksin tersebut dirancang spesial dengan menargetkan varian baru dari virus corona yang pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan.

Perusahaan bioteknologi asal Massachusetts, Amerika tersebut mengumumkan telah mengirimkan dosis vaksin varian khusus tersebut ke National Institutes of Health untuk uji klinis. Perkembangan ini merupakan bagian dari upaya Moderna untuk melawan strain virus corona yang beredar, sehingga bisa lebih terdepan dari virus yang terus bermutasi saat ini.

"Moderna berkomitmen untuk memperbarui vaksin kami sebanyak yang diperlukan sampai pandemi terkendali," bunyi pernyataan CEO Moderna, St├ęphane Bancel.

Dalam studi awal, ditemukan bahwa vaksin buatan Moderna lebih menawarkan perlindungan yang sedikit dalam melawan strain virus di Afrika Selatan. Tapi Moderna menyebutkan tingkat antibodi penetral yang diamati tetap menunjukkan hasil di atas level perlindungan.

Selain akan memulai tes uji klinis terhadap strain virus Afrika Selatan, Moderna diketahui juga sudah memulai pengujian vaksin dosis ketiga sebagai suntikan booster (penguat) pada orang-orang sudah lengkap menerima dua dosis vaksin, tapi sekarang akan memulai uji klini untuk memeriksa keamanan dan efektivitas booster khusus ini.

Moderna juga akan menguji calon kandidat potensial dari penguat multivalen, yang menggabungkan vaksin asli dengan vaksin varian khusus menjadi dalam satu dosis. Sebagai bagian dari uji coba baru ini, Moderna akan mengevaluasi respons kekebalan tubuh pada orang yang sudah divaksinasi juga pada orang yang disuntik vaksin untuk pertama kalinya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini