Jangan Takut Salah, Ini Tips agar Mahir Bahasa Inggris dari Jesicca Tanoesoedibjo

Adi Haryanto, Jurnalis · Kamis 25 Februari 2021 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 612 2368452 jangan-takut-salah-ini-tips-agar-mahir-bahasa-inggris-dari-jesicca-tanoesoedibjo-Cx34ivljFM.jpg Jessica Tanoesoedibjo (Foto: Inst)

Bahasa Inggris sudah menjadi bahasa pengantar dan pergaulan di masyarakat, termasuk di Indonesia. Banyak sekolah yang sudah menerapkan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari walaupun bukan sekolah internasional.

Hal itu menuntut setiap anak untuk beradaptasi dan mempelajari bahasa internasional ini. Seperti disampaikan oleh Director of MNC Kapital, Jesicca Tanoesoedibjo saat menjadi pembicara dalam webinar bertema 'Menguasai Bahasa Inggris di Era Digitalisasi', belajar bahasa Inggris bisa dilakukan dengan cara yang sederhana.

 Jessica

"Sedari kecil suka membaca, literasi sastra, dll. Ada keindahan dalam bahasa yang saya pelajari, termasuk bahasa Inggris," ujar Jesicca dalam acara yang digelar MNC Portal Indonesia bersama Cambridge Assesment English dan Cambridge University Press, Kamis (25/2/2021).

Selain itu Jesicca juga sering membaca, menonton film berbahasa Inggris dan mendengar lagu Inggris untuk melatih kemampuan mendengar dan dialek bicara. Termasuk memiliki catatan vocabulary sendiri ketika ada hal-hal yang baru diketahui untuk dicatat dan diingat. Hal itu diperkuat dengan praktek di lingkungan untuk berkomunikasi.

"Itu saya lakukan untuk lebih memperkuat kemampuan berkomunikasi khususnya ketika bicara formal yang relatif berbeda dengan bahasa Inggris sehari-hari. Intinya jangan takut salah atau malu speaking english, karena kalau pun salah, kultur orang Indonesia adalah pemaaf dan bisa memaklumi," tuturnya.

Country Manager Indonesia of Cambridge University Press, Yusuf Seto bisa memahami ketika ada rasa sungkan atau malu untuk berkomunikasi dengan bahasa Inggris karena takut salah. Itu adalah hal yang wajar, tapi tetap harus berani dan jangan takut salah untuk bisa meraih hal yang benar.

"Untuk awal-awal bisa disiasati dengan membentuk zona (komunitas) kecil untuk saling berbicara bahasa Inggris. Berikutnya berkembang ketika sudah muncul percaya diri tinggi. Namun yang pasti aksen dan gramer harus tetap dipelajari di lembaga yang sudah diakui dan kredibel," pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini