Kasus Kematian Akibat Kanker Paru Meningkat 18% pada 2020

Antara, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 481 2368654 kasus-kematian-akibat-kanker-paru-meningkat-18-pada-2020-k6zm8owX6U.jpg Ilustrasi pemeriksaan gejala kanker paru-paru. (Foto: Pressfoto/Freepik)

Dalam kesempatan yang sama Ketua Pokja Kanker Paru PDPI Profesor dr Elisna Syahruddin PhD SpPKOnk mengatakan bahwa kanker paru dapat dicegah dengan perilaku "CERDIK".

Baca juga: Ini Jenis-Jenis Penyakit Paru Beserta Gejalanya 

CERDIK adalah abreviasi dari 'Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres'.

"Semua penting, tapi pada saat ini poin terakhir yaitu kelola stres sering diabaikan. Manusia pasti punya stres, tapi kalau tidak dikelola dengan baik maka bisa membuat sistem imun turun. Jangankan kanker, covid-19 juga bisa masuk dengan mudah kalau begitu," jelasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini