Skrining Kelompok Penerima Vaksin Covid-19 Harus Lebih Ketat

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 481 2369012 skrining-kelompok-penerima-vaksin-covid-19-harus-lebih-ketat-zg2Bi8CnF5.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, menjelaskan pemerintah harus terbuka dan transparan terhadap vaksinasi Covid-19. Dengan keterbukaan dan transparansi diharapkan vaksin bisa sampai kepada kelompok-kelompok yang memang layak mendapatkan prioritas vaksin.

Berkaca dari beberapa kasus sebelumnya, ada beberapa kelompok yang tidak masuk kriteria prioritas ikut mendapatkan vaksin Covid-19. Tentunya ini sangat berdampak besar bagi para kelompok prioritas yang seharusnya mendapatkan haknya. Terlebih dengan ketersediaan vaksin yang masih terbatas saat ini.

vaksin covid-19

“Kalau diam-diam atau tidak masuk kriteria, itu akan menjadi cacat dalam tata kelola ini. Sekali lagi walaupun terkesan ini cuman sedikit, tapi ini sangat bermakna,” terang dr. Dicky, kepada MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga : Terinfeksi Covid-19, Berikut Ini Gejala yang Akan Hilang dalam Waktu Lama

Baca Juga : Potret Wika Salim Rayakan Ultah ke-29, Dapat Kado 2 Motor!

Menurutnya apabila kelompok prioritas seperti tenaga kesehatan, atau pekerja esensial tidak terlindungi, maka dampaknya akan sangat luar biasa. Oleh sebab itu penerimaan vaksin harus benar-benar tepat sesuai dengan sasaran pemerintah.

“Jadi vaksin akan sangat bernilai dalam situasi seperti ini. Meski vaksin tidak 100 persen melindungi tapi setidaknya memberi proteksi bagi yang bersangkutan supaya bisa menunaikan tugasnya sebagai pelayan publik,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini