5 Cara Menghadapi Pasangan yang Belum Siap Punya Anak

Wilda Fajriah, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 612 2368967 5-cara-menghadapi-pasangan-yang-belum-siap-punya-anak-Mmu322f0ut.jpg Belum siap punya anak (Foto: Pexels)

Setelah beberapa tahun menikah, pasangan mulai merumuskan masa depan mereka dengan memimpikan tambahan baru dalam keluarga. Dorongan untuk memiliki anak datang dengan banyak perencanaan.

Namun, beberapa pasangan tidak yakin apakah mereka pernah ingin menjadi orangtua. Melansir Times of India, berikut beberapa cara untuk berdiskusi soal anak dengan pasangan yang belum siap punya anak.

 belum siap punya anak

1. Komunikasi yang transparan

Sebelum salah satu dari Anda memaksakan keinginan, dengarkan apa yang diinginkan pasanganmu. Sampaikan kepadanya keinginanmu punya anak. Lalu tanyakan apa yang membuatnya belum siap punya anak.

2. Jangan pernah mengambil keputusan sendiri

Ingat, keputusan untuk memiliki anak harus disetujui oleh suami dan istri. Keputusan tak bisa sepihak, karena memang mengurus anak membutuhkan tanggung jawab kedua belah pihak.

3. Abaikan tekanan dari orang lain

Setelah Anda berdua menikah, masyarakat akan mulai menekan Anda untuk memiliki anak sesegera mungkin. Namun, Anda berdua tidak boleh menyerah pada tekanan eksternal karena hanya Anda berdua yang tahu apa yang baik untuk pernikahan dan masa depan Anda.

Jadi, Anda tidak harus mendasarkan keputusan Anda sesuai dengan apa yang dikatakan orang lain kepada Anda.

4. Bangun pondasi yang kuat

 Stres keuangan dan pekerjaan juga memungkinkan alasan mengapa pasangan Anda menghadapi beban paling berat. Jadi, akan praktis dan masuk akal untuk terlebih dahulu membangun pondasi keuangan yang baik untuk anak.

5. Mintalah nasihat profesional

Jika pasangan Anda pernah menghadapi trauma apa pun dalam hidupnya sebelumnya, itu juga bisa menjadi alasan untuk tidak ingin melahirkan anak.

Bantuan profesional dari seorang konselor akan membantu pasangan Anda untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah, dengan cara terbaik. Intinya jangan memaksakan kehendakmu punya anak.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini