Plus Minus Mandi Air Hangat, Jangan Kebanyakan Ya!

Highend, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 20:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 612 2369042 plus-minus-mandi-air-hangat-jangan-kebanyakan-ya-8AlGEMSRI2.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MUSIM hujan memang membuat kita harus semakin waspada dengan kesehatan. Oleh karena itu, ketika tubuh merasa tidak enak kita harus segera mengatasinya.

Nah, salah satu hal yang membuat tubuh kita drop adalah ketika menjalani banyak aktivitas dan berasa pegal. Mungkin cara paling cepat untuk mengatasinya adalah dengan mandi air hangat. Berbagai manfaatnya pun langsung dapat terasa.

Namun, di balik nyamannya pancuran air panas yang mengenai tubuh, ada juga beberapa hal yang harus diwaspadai. Inilah kelebihan dan kekurangan mandi air panas, yang dilansir dari healthline.com dan insider.com.

Manfaat Mandi Air Hangat

Merilekskan Otot

Mandi air panas dapat membantu mengendurkan otot dan meningkatkan pemulihan. Satu studi tahun 2014 menemukan bahwa merendam kaki dalam air panas selama 45 menit sebelum berolahraga mengurangi kerusakan dan nyeri otot setelah latihan.

Mandi

Meringankan Gejala Pernapasan

Mandi air panas bisa menjadi cara yang baik untuk membantu membersihkan hidung tersumbat, karena dahak di tenggorokan dan hidung Anda akan terlepas oleh uap yang dihasilkan dari pancuran air panas, menurut Lung Health Institute. Namun, uap ini juga bisa berbahaya bagi penderita penyakit paru-paru kronis, seperti bronkitis kronis, fibrosis kistik, atau asma parah.

Memperbaiki Tidur

Penelitian telah menemukan bahwa mandi air panas atau mandi selama sekitar 20 menit dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada jam-jam sebelum tidur.

Misalnya, sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa mandi atau mandi pada suhu 40 hingga 42 ° C sekira 90 menit sebelum tidur, membantu ritme sirkadian tubuh secara alami mempersiapkan diri untuk tidur, membantu Anda tertidur lebih cepat, dan meningkatkan kualitas tidur juga.

Kekurangan Mandi Air Panas:

Menyebabkan Kulit Menjadi Kering dan Memicu Gatal

Dari sudut pandang dermatologis, mandi air hangat/panas tidak disarankan. Menurut American Academy of Dermatology, air hangat menghilangkan minyak alami pada kulit dengan lebih cepat. Kulit menjadi sangat kering, terutama jika ada kondisi kronis seperti eczema.

Selain itu, mandi air hangat juga dapat menyebabkan rasa gatal karena dapat menyebabkan sel-sel dalam kulit untuk melepaskan histamine- sebuah zat yang menyebabkan sensasi gatal.

Dapat Menyebabkan Pori-Pori Membesar

Uap dari air panas dapat membuka pori-pori kulit Anda dan membuatnya tampak lebih besar. Pori-pori yang membesar lebih rentan terhadap penumpukan sel-sel mati, sebum, kotoran, dan kotoran lain yang dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Ingin tahu lebih lanjut tentang first class Lifestyle, silakan klik HighEnd-Magazine.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini