Pandemi Covid-19 Tingkatkan Potensi Anak Stunting

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 22:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 612 2369155 pandemi-covid-19-tingkatkan-potensi-anak-stunting-KNfuFeWnqB.jpeg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAIN menimbulkan krisis kesehatan, pandemi Covid-19 juga memberikan dampak terhadap masalah gizi masyarakat. Kelompok rentan seperti balita, dan ibu hamil semakin berisiko karena keterbatasan pangan dalam keluarga.

Faktor utama yang menyebabkan masalah gizi ini akibat daya beli masyarakat yang menurun. UNICEF memperkirakan jumlah anak yang mengalami kekurangan gizi akut di bawah lima tahun dapat meningkat.

Diprediksi kenaikan bisa mencapai 15 persen secara global pada 2020 jika tidak ada tindakan. Jika dibiarkan terus menerus masalah gizi pada anak dapat menyebabkan stunting. Stunting adalah gagal tumbuh yang berkembang selama jangka waktu yang panjang.

Dalam webinar ‘Isi Piringku Anak Usia 4-6 Tahun’, Jumat (26/2/2021), Ketua team penyusun buku Isi Piringku 4-6 tahun dari Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) – Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, MSi menjelaskan beberapa penyebab seorang anak bisa mengalami stunting.

Stunting

1.Faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil atau anak balita.

2.Pengetahuan yang kurang mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan selama kehamilan serta setelah ibu melahirkan.

3.Terbatasnya layanan kesehatan.

4.Kurang akses untuk makanan bergizi (harga, tempat, atau transportasi).

5.Kurang akses air bersih dan sanitasi.

Tentunya stunting pada anak dapat menimbulkan dampak yang sangat besar. Terdapat dua jenis dampak yang ditimbulkan, diantaranya:

Dampak jangka panjang

1.Terganggunya perkembangan otak dan kecerdasan.

2.Terganggunya pertumbuhan fisik.

3.Terganggunya metabolisme tubuh.

Dampak jangka panjang

1.Menurunnya kemampuan kognitif, perkembangan fisik dan prestasi belajar.

2.Menurunnya kekebalan tubuh (mudah sakit).

3.Beresiko mengalami penyakit degeneratif (diabetes, kegemukan, penyakit jantung, stroke, dan disabilitas pada usia tua.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini