Ramah Lingkungan, Rumbai Payet Gaun Ini Terbuat dari Alga

Highend, Jurnalis · Senin 01 Maret 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 194 2370372 ramah-lingkungan-rumbai-payet-gaun-ini-terbuat-dari-alga-vkxvziDIg9.jpg Gaun dari Alga. (Foto: Highend)

INDUSTRI fashion memang menjadi salah satu industri yang banyak menggunakan sumber daya alam. Tidak heran, jika pada akhirnya industri ini menyumbang 10% dari emisi karbon secara global, serta 20% dari air buangan.

Pasalnya, bukan hanya limbah dari industri fashion saja yang harus diperhatikan, tapi juga ketika harus menerbangkan bahan-bahan yang digunakan dalam produksi busana. Diperkirakan, industri fashion menghabiskan lebih banyak energi daripada penggabungan dari energy yang dihabiskan oleh industri penerbangan dan perkapalan.

Berbagai inisiatif telah diambil oleh para penikmat fashion dan penggiat lingkungan di seluruh dunia, diantaranya adalah inisiatif disain oleh One x One. Melansir Highend, project ini mempertemukan seorang disainer fashion dengan seorang peneliti di bidang lingkungan.

fashion ramah lingkungan

Salah satu yang terlibat dalam proyek ini adalah perancang busana Phillip Lim yang kolaborasi dengan perancang industri Charlotte McCurdy untuk membuat gaun ramah lingkungan yang dilapisi payet bioplastic, seperti dilansir dari situs disain Dezeen.

McCurdy sebelumnya telah mengembangkan lapisan bioplastik yang seluruhnya terbuat dari alga laut, yang menghilangkan dan menyerap karbon dari atmosfer sepanjang hidupnya sehingga menghasilkan bahan karbon negatif.

Tantangan bagi pasangan ini adalah menemukan solusi untuk menjadikan bahan eksperimental ini menjadi bagian dari disain untuk label fashion Phillip Lim.

Karena bioplastik diolah dalam bentuk lembaran dan bukan benang, maka diputuskan akan diaplikasikan sebagai payet, yang pada umumnya terbuat dari bahan plastik. Bioplastik tersebut kemudian dipotong menjadi payet dalam bentuk gading, lalu diaplikasikan ke seluruh permukaan dress menjadi rumbai.

Dress yang digunakan pun bukan sembarang dress. Untuk kolaborasi ini, digunakan dress terbuat dari fiber selulosa dengan bahan dasar rumput laut dan bambu. Dress yang biodegradable dan ramah lingkungan ini bebas dari turunan minyak mentah, seperti fiber sintetis, pewarna, dan payet plastik.

Walau tidak diproduksi secara massal, gaun payet ini diharapkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap sustainability dalam industri fashion, dan juga sebagai visi dari masa depan yang emisi-nol, dimana fashion tak hanya indah untuk dilihat dan nyaman digunakan, namun juga ramah terhadap lingkungan.

Ingin tahu lebih lanjut tentang first class Lifestyle, silakan klik HighEnd-Magazine.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini