Turunkan Berat Badan, Haruskah Tidak Makan Malam?

Wilda Fajriah, Jurnalis · Selasa 02 Maret 2021 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 481 2370875 turunkan-berat-badan-haruskah-tidak-makan-malam-jy3whcmtgk.jpg Ilustrasi menurunkan berat badan. (Foto: Rawpixel/Freepik)

MENURUNKAN berat badan bisa dilakukan dengan mengurangi asupan dan membakar kalori lebih banyak melalui berbagai jenis aktivitas fisik. Menurunkan kalori penting untuk mencapai berat badan ideal, tetapi apakah harus tidak makan malam?

Dijelaskan bahwa seseorang harus makan lebih banyak kalori di awal hari dan membatasinya di sore hari. Ini tidak berarti seseorang dapat sepenuhnya melewatkan makan malam dengan harapan akan membantu mengurangi berat badan.

Baca juga: 4 Cara Mudah Turunkan Berat Badan, Lakukan Selama 3 Bulan Ya 

Seperti dilansir laman Times of India, Selasa (2/3/2021), berdasarkan hasil studi pada 2021 yang sudah diterbitkan dalam 'Journal Nutrients', diterangkan bahwa orang yang melewatkan makan malam secara teratur mengalami peningkatan berat badan dibandingkan dengan mereka yang makan di malam hari.

Anda akan terkejut mengetahui bahwa tidur dengan perut kosong meningkatkan persentase berat badan para relawan sebesar 10 persen selama periode studi 6 tahun. Kelompok orang ini lebih mungkin mengalami obesitas dan kelebihan berat badan. Hasilnya serupa pada kasus pria dan wanita.

Ilustrasi makan malam. (Foto: Wirestock/Freepik)

Studi tersebut mengungkapkan bahwa orang yang melewatkan makan malam biasanya mengunyah banyak makanan tidak sehat di malam hari. Akibatnya, mereka merasa kenyang di malam hari dan melewatkan waktu makan.

Apa yang tak disadari adalah mereka tidak berbuat baik dengan mengikuti tren ini. Mengunyah makanan berlemak, sarat karbohidrat, dan bergula tidak hanya buruk untuk tujuan penurunan berat badan Anda, tetapi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Penyebab Orang Tak Bisa Gemuk meski Makan Banyak 

Makan makanan yang sehat dan terencana di malam hari jauh lebih baik daripada memakan junk food sepanjang hari. Mereka yang makan malam sambil duduk biasanya makan makanan yang lebih sehat dan lebih cenderung berpegang pada rencana dietnya.

Studi menunjukkan bahwa melewatkan makan malam itu kurang baik, sementara menurut orang lain mungkin membantu menurunkan berat badan. Pandangan tentang masalah ini cukup kontradiktif.

Menurut studi lain yang diterbitkan dalam 'Journal of Nutrition' pada 2017, orang yang makan dua kali sehari dan tetap berpuasa selama berjam-jam menurunkan Indeks Massa Tubuh (BMI) mereka secara signifikan selama setahun.

Dalam studi yang sama ditemukan bahwa orang yang mengonsumsi sebagian besar kalori harian saat makan siang atau sarapan mampu menurunkan BMI mereka lebih banyak daripada mereka yang makan paling banyak saat makan malam.

Baca juga: 5 Kesalahan saat Olahraga yang Justru Memperlambat Penurunan Berat Badan 

Apakah kebiasaan Anda melewatkan makan malam akan menyebabkan penambahan atau penurunan berat badan tergantung pada alasan mengapa dan bagaimana Anda melewatkannya.

Jika Anda tidak berhati-hati dengan kebiasaan makan dan tak mengunyah hal-hal yang tidak sehat di malam hari, melewatkan makan malam mungkin bisa membantu Anda.

Jika tidak, penambahan berat badan tidak bisa dihindari. Jika Anda memilih untuk melewatkan makan malam, rencanakan makanan dengan hati-hati dan distribusikan kalori Anda sepanjang hari dengan hati-hati.

Jika Anda berencana melewatkan makan malam, lebih baik mengikuti puasa intermiten karena lebih efektif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini