Virus Corona B117 Disebut Lebih Mengerikan, Berikut Karakternya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 481 2371552 virus-corona-b117-disebut-lebih-mengerikan-berikut-karakternya-ZGCPS4IVXJ.jpg Ilustrasi virus corona B117 di Indonesia. (Foto: Shutterstock)

DI Indonesia baru saja ditemukan dua kasus terinfeksi strain baru virus corona B117 yang berasal dari Inggris. Ini pun menjadi perbincangan hangat masyarakat. Strain baru covid-19 ini disebut lebih mengerikan dan ditakuti oleh berbagai negara.

Tentunya kabar tersebut membuat masyarakat menjadi khawatir. Sebab beberapa bulan lalu, Inggris mengalami lonjakan kasus covid-19 secara signifikan akibat strain B117.

Baca juga: Penelitian Sebut Gejala Strain B117 Sama, tapi Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19 

Terkait hal tersebut, dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i mengimbau masyarakat tidak khawatir atau merasa takut berlebihan. Ia pun coba menjelaskan karakter strain baru virus corona B117 berdasarkan penelitian dan jurnal ilmiah yang telah dipublikasikan.

"Kesimpulannya adalah B117 gejalanya tidak jauh berbeda (dengan covid-19 pada umumnya). Dari segi keparahan juga tidak jauh berbeda, sebab masih belum terbukti dengan tepat secara ilmiah," terang dr Fajri, seperti dikutip dari akun Instagram-nya @dr.fajriaddai, Rabu (3/3/2021).

Ilustrasi covid-19. (Foto: Unsplash)

Meski demikian, strain B117 memiliki kemungkinan reinfeksi sebesar 0,7 persen. Selain itu, R number virus ini juga bertambah. Artinya, kecepatan penularan virus terbukti bertambah sebesar 1,38 persen dibandingkan covid-19 sebelum bermutasi.

Baca juga: Virus Corona B117 Bisa Sebabkan Reinfeksi? 

Alhasil, salah satu tindakan seperti lockdown bisa dilakukan dalam upaya mengurangi penularan virus akibat strain B117 tersebut. Selain itu, teknologi pemeriksaan virus juga harus ditambah untuk mengetahui mutasi virus.

"Artinya bukti bahwa lockdown itu penting pada daerah yang risiko penularannya tinggi yaitu lebih dari 80 persen dari proporsi B117. Inggris bisa mengetahui mutasi virus secara cepat, sebab sequence genome mereka cukup lengkap," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini