IGD Club House, Ruang Dokter Tumpahkan Ilmu dan Konsultasi Gratis 24 Jam

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 481 2371581 igd-club-house-ruang-dokter-tumpahkan-ilmu-dan-konsultasi-gratis-24-jam-CPivYHIXfK.jpg IGD Club House (Foto: Sukardi)

Kehadiran aplikasi Club House tidak sekadar meramaikan deretan media sosial yang ramai di masa pandemi. Sebab, ada satu 'room' yang dinantikan yaitu IGD Club House 24/7 Nonstop.

Ya, 'room' tersebut menjadi semacam oasis di tengah pandemi Covid-19 karena menjadi ruang masyarakat untuk bisa berkonsultasi kepada dokter secara langsung dan cuma-cuma alias gratis.

 konsultasi dokter lewat IGD club house

"Banyak masyarakat di masa pandemi seperti sekarang takut ke rumah sakit untuk berkonsultasi. Nah, dengan adanya 'room' IGD Club House yang 24 jam selalu hadir, masyarakat jadi terbantu. Kita bisa tanya apapun, tapi memang dokter tak bisa mendiagnosis jadi sebatas menyarankan saja," terang salah satu pengguna IGD Club House yang tak ingin disebutkan namanya.

Hadirnya IGD Club House diinisiasi oleh seorang Sejarawan, Asep Kambali namanya. Sebelum membuat 'room' tersebut, dia merasa susah sekali untuk bisa terhubung dengan dokter. Padahal, koneksi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

"Berdasar pengalaman saya sebelumnya, saya itu enggak punya teman dokter sama sekali. Akhirnya saya susah buat konsultasi soal kesehatan ayah dan ibu saya yang sekarang sudah tidak ada. Jadi, saya membuat 'room' IGD Club House dengan harapan agar masyarakat tidak merasakan apa yang saya alami dan semoga 'room' itu memberi manfaat bagi banyak orang yang senasib dengan saya," ungkap Asep Kambali penuh haru.

Jadi, IGD Club House adalah ruang para dokter untuk berkumpul memberikan edukasi kepada masyarakat. Semua dokter dari berbagai bidang spesialis maupun dokter umum tumpah ruang di sana. Tidak hanya dokter, seksolog hingga psikolog pun ada di situ.

"Saya terharu sekali begitu banyak dokter yang mau memberikan waktu dan ilmunya di IGD Club House. Bahkan, beberapa dokter sudah menganggap 'room' itu sebagai rumahnya.

"Harapan saya untuk bisa memberi manfaat kepada masyarakat Alhamdulillah dapat terealisasi. Saya sedih sekaligus terharu sekali. Dokter-dokter ini seperti malaikat yang mau secara ikhlas membantu banyak orang," ucap Asep sambil terisak.

Asep menjelaskan, saat membuat 'room' itu, niatnya hanya satu yaitu supaya masyarakat bisa berbicara langsung dengan dokter. Menanyakan apa keluhannya atau bertanya tentang sesuatu yang mana hal tersebut mungkin sangat sulit dilakukan jika tidak lewat IGD Club House.

"Mereka yang panik, setidaknya bisa tenang setelah mendengar penjelasan dokter di IGD Club House. Mereka yang awalnya ragu dengan informasi yang beredar, jadi mengerti dari sudut pandang keilmuan yang benar. Jadi, 'room' itu juga diharapkan bisa jadi ruang menghentikan hoaks di masyarakat," katanya.

Sementara itu, salah seorang dokter, dr Arief Wibowo menerangkan, ia mau terlibat di IGD Club House karena ingin ikut andil dalam upaya memberikan manfaat untuk banyak orang.

Tapi, yang dr Arief dapatkan dia malah mendapatkan ilmu baru gegara IGD Club House. "Saya awalnya ingin memberikan ilmu dan bisa bantu orang lain dengan ilmu yang saya punya, tapi saya malah dapat ilmu dan terbantu di sini. Saat saya mau cari obat, ada dokter lain yang bantu saya dan banyak kebaikan lain yang ditebarkan di 'room' ini," ungkapnya.

"Pada intinya, kami para dokter semua yang jaga di IGD Club House saling bantu. Lebih dari itu, dari 'room' ini saya belajar mengenai cara menjalin hubungan pasien dengan dokter yang lebih baik lagi karena itu apa yang kami lakukan ke pasien adalah kerja sama tim," tambah dr Arief.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini