5 Cara Sederhana Kurangi Burnout Akibat Pandemi Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 481 2371655 5-cara-sederhana-kurangi-burnout-akibat-pandemi-covid-19-i1PVntsEZt.jpg Ilustrasi kelelahan akibat pandemi covid-19. (Foto: Freepik)

PANDEMI covid-19 yang sudah berlangsung selama setahun belakangan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tapi juga mental. Perubahan pola hidup, aktivitas keseharian, dan kenormalan baru di masa pandemi tak ayal membuat sebagian besar orang stres dan merasa burnout atau kelelahan.

Guna mengurangi burnout akibat pandemi covid-19 ini, sebetulnya ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Apa saja cara tersebut?

Baca juga: Dokter Jelaskan Proses Mutasi Virus Corona Jadi Strain B117 

Seperti dilansir laman Huffingtonpost, Rabu (3/3/2021), berikut lima cara sederhana dari para ahli untuk mengurangi burnout hidup di masa pandemi covid-19.

1. Temukan akar masalahnya

Cari tahu apa selama ini yang jadi penyebab stres dan kelelahan yang dialami. Mungkin karena stuck di rumah, terisolasi dari teman-teman dan keluarga, terlalu banyak bekerja dari rumah sambil mengurus anak, dan sebagainya.

Dikatakan pelatih kesehatan sekaligus terapis, Samantha Elkrief, dengan menemukan apa yang jadi akar masalah, maka bisa diambil langkah tepat selanjutnya untuk memperbaiki perasaan negatif tersebut.

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

2. Tambahkan porsi kesenangan

Kesenangan dalam hidup tak melulu berwujud sesuatu yang besar. Salah satu contoh dari penulis dan terapis Lauren Donelson ini bisa dicoba yakni jika biasanya mandi terburu-buru maka atur hari di mana bisa mandi mewah dengan santai dan lama tanpa dikejar-kejar waktu.

Baca juga: Penelitian Sebut Gejala Strain B117 Sama, tapi Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19 

3. Keluar dari jadwal

Jadwal sehari-hari yang itu-itu saja dan sama setiap harinya, dari masa awal pandemi hingga saat ini yang terasa monoton bisa jadi salah satu pemicu kondisi burnout yang dialami. Seperti disarankan Lauren Donelson, jika memang bisa dan ada pilihannya, coba ubah satu atau dua aspek di jadwal harian Anda agar merasa lebih segar. Misalnya, jika biasanya setiap hari bikin kopi di rumah cobalah untuk satu pekan sekalu pergi ke coffee shop terdekat dan membeli kopi di sana. Simpel tapi menyenangkan bukan?

4. Buat rencana di masa depan

Program vaksinasi sudah mulai berjalan, setidaknya ada sedikit titik terang dari masa pandemi kelam ini. Meski masih begitu jauh untuk bisa hidup normal lagi, tak ada salahnya untuk memulai berencana atau setidaknya bermimpi tentang apa yang mau dilakukan ketika kondisi sudah kondusif nanti.

“Ini mungkin juga termasuk soal rencana liburan di masa depan, atau sederhananya Anda bisa mulai menabung untuk traveling dan mencari detail informasi yang dibutuhkan untuk trip tersebut,” kata terapis Nicole O-Pries.

Baca juga: Virus Corona B117 Disebut Lebih Mengerikan, Berikut Karakternya 

5. Cari waktu untuk menambah istirahat

Patut diketahui, istirahat bukan hanya tidur. Menurut dokter dan peneliti Saundra Dalton-Smith, ada tujuh jenis istirahat yang diperlukan. Istirahat fisik (tidur atau aktivitas restoratif seperti peregangan), istirahat mental (istirahat dari pekerjaan), istirahat sensorik (mematikan lampu atau tak bermain gadgets), istirahat kreatif (seperti menikmati keindahan alam), istirahat emosional (contohnya, mengatakan "tidak" atau jujur tentang perasaan yang sebenarnya), istirahat sosial (misalnya, membatasi interaksi dengan orang yang menguras emosi), dan istirahat spiritual (seperti berdoa).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini