Punya Suami Anak Mami, Berikut 4 Cara Menanganinya

Wilda Fajriah, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 15:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 612 2371644 punya-suami-anak-mami-berikut-4-cara-menanganinya-z6nTFVRJDq.jpg Suami istri (Foto: Hiveminer)

Menikah dengan pria yang merupakan anak mami ternyata memiliki tantangan tersendiri. Sebab bisa jadi, ibunya terkadang ikut campur dengan urusan rumah tangga Anda.

Pria anak mami yang terlalu dekat dengan ibunya cenderung bergantung pada ibunya untuk membuat keputusan, sehingga mengabaikan kebutuhan dan permintaan Anda.

Seringkali, dia lebih memilih untuk mematuhi pendapat ibunya, yang dapat menimbulkan perasaan marah atau masalah dalam pernikahan. Melansir Times of India, berikut beberapa tips untuk menangani pasangan Anda jika dirinya adalah seorang anak mami.

 anak mami

1. Tetapkan batasan

Pasangan Anda mungkin bergantung pada ibunya untuk membuat keputusan, tetapi Anda perlu menjelaskan kepadanya bahwa dia harus bertindak seperti orang dewasa di depan Anda.

Batasan yang menyarankan perilaku independen harus dijaga dengan ketat. Pasangan Anda mungkin mencoba memanipulasi Anda untuk mendapatkan apa yang diinginkannya, tetapi Anda harus cukup kuat untuk membiarkannya bertindak sebagai individu.

2. Tinggal terpisah dari ibunya

Jika suami Anda adalah sosok anak mami, bukan ide yang baik untuk pindah ke rumahnya. Hubungan dekat mereka bisa membebani Anda, karena dia mungkin memihak atau pergi ke ibunya ketika Anda berdua berselisih.

Dia akan lebih tanggap terhadap perasaan dan pendapat ibunya daripada Anda. Jadi, lebih baik mengambil jarak dan pindah ke rumah di mana Anda berdua dapat tinggal sebagai pasangan yang mandiri.

3. Hindari konfrontasi dengan ibu mertua Anda

Jangan menghampiri ibu mertua Anda dan memintanya untuk mundur. Ini bukan tempat Anda untuk melakukan itu. Sebaliknya, Anda harus mendiskusikan masalah sensitif ini dengan pasangan Anda dengan cara yang sangat dewasa.

Hindari diskusi apa pun yang mungkin mengarah pada argumen yang meledak-ledak. Juga, sering-seringlah pergi makan malam atau berkunjung ke rumahnya, untuk mempererat hubungan Anda.

3. Anda harus membuat pilihan sendiri

Ibu mertua Anda mungkin telah membuat keputusan untuk pasangan Anda sampai pernikahan Anda. Namun, inilah saatnya suami Anda mulai bertingkah seperti orang dewasa yang mampu mengatur kehidupannya sendiri.

Anda harus cukup terikat dengan suami Anda, untuk membuat pilihan bersama. Jangan menyertakan ibunya dalam setiap pertengkaran atau dia akan mengawasi kehidupan perkawinan Anda.

4. Jalin hubungan yang baik dengan ibu mertua Anda

Anda harus menerima kenyataan bahwa ibu mertua Anda adalah sosok yang sangat penting dan dekat dalam kehidupan suami Anda, terutama jika dia anak mama. Jadi, Anda juga perlu menjalin hubungan dekat dengannya.

Ikuti nasihatnya sesekali karena itu akan membuatnya merasa penting. Selain itu, Anda juga bisa sering pergi makan malam atau berkunjung ke rumahnya untuk ikatan yang lebih baik.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini