Dari Kopi Literan hingga Galon, Botol PET Kerap Jadi Pilihan

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Rabu 03 Maret 2021 21:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 612 2371802 dari-kopi-literan-hingga-galon-botol-pet-kerap-jadi-pilihan-ZJNO9BGs5W.jpg Ilustrasi. (Foto: Freepik)

SAMPAH botol plastik PET kini banyak didaur ulang menjadi barang berharga. Bahkan botol PET sendiri dicari banyak pemulung karena nilai jualnya lumayan.

Botol plastik PET merupakan jenis yang umumnya digunakan untuk air minum dalam kemasan, galon sekali pakai, botol kopi literan, gelas plastik sekali pakai dan sebagainya. Belakangan ini, botol plastik PET sangat populer untuk didaur ulang.

Dikatakan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI), Saut Marpaung, botol atau galon PET yang mudah didaur ulang, menjadi populer lantaran dipercaya lebih praktis dan higienis. Mengingat saat ini persoalan sampah bukan hanya timbulan plastik, tetapi mengenai tata kelolanya, mulai dari pemilahan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan limbah-limbah berbahaya.

"Kalau PET, apalagi ukurannya besar seperti galon, fleksibel mudah digepengkan saya jamin pasti terserap industri daur ulang," ungkapnya.

 pet

Dia menjelaskan, dari 64 juta ton sampah yang ada di Indonesia, 16% merupakan sampah plastik, dan dari 16% itu hanya 40% yang dapat terdaur ulang. Sementara sebagian besarnya menumpuk dan tercecer di lingkungan karena faktor dari bahan plastiknya yang sulit terdaur ulang dan memang sudah tidak bernilai lagi untuk didaur ulang.

Ditegaskan Saut, plastik PET paling dicari oleh pemulung. Apalagi yang bobotnya besar seperti galon, yang hanya memerlukan 3-4 botol saja sudah mencapai 1 kg dan mudah diremukkan seperti botol.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bergerak maju ke depan memikirkan bagaimana membangun sistem pengelolaan sampah yang baik, tidak terjebak pada isu-isu praktis yang hanya dilatarbelakangi persaingan bisnis semata.

"Mari gaungkan penerapan ekonomi sirkular mulai dari edukasi pemilahan sampah di masyarakat, pembenahan proses pengangkutan hingga meningkatkan teknologi di pusat daur ulang," katanya.

"Sehingga perlakuan sampah plastik jenis ini selain aksi penyelamatan lingkungan, juga mendorong ekonomi sirkular para pelaku UKM pengolahan sampah," lanjut Saut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini