Ini Dia Bakteri Baik Mikrobioma, Melindungi Kulit dari Kuman Berbahaya

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 08:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2371984 ini-dia-bakteri-baik-mikrobioma-melindungi-kulit-dari-kuman-berbahaya-h2UWAhffjV.jpg Ilustrasi bakteri mikrobioma bermanfaat untuk kesehatan kulit. (Foto: Freepik)

PERNAHKAH Anda mengetahui mikrobioma? Ini merupakan bakteri baik yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Pada dasarnya permukaan kulit adalah rumah bagi beragam mikroorganisme. Ini hanya dapat dilihat melalui mikroskop. Secara kolektif kumpulan mikroorganisme itu disebut sebagai mikrobioma kulit.

Baca juga: Cukup Minum hingga Kompres Dingin, Cara Mudah Atasi Kerutan di Wajah 

Sebagian besar mikrobioma (microbiome) ini meliputi bakteri, jamur, protozoa, dan lainnya. Tapi jangan khawatir, karena keberadaannya tidak membahayakan, bahkan banyak memberi manfaat. Oleh karena itu, mikrobioma dinilai sebagai bakteri baik.

Ilustrasi bakteri.

"Mereka membantu melindungi kita dari kuman berbahaya, dari lingkungan, dengan bertindak sebagai penghalang antara kulit kita dan dunia luar," ungkap ahli kesehatan kulit dr Georgios Stamatas PhD, seperti dilaporkan laman Times of India.

Baca juga: 7 Manfaat Minyak Jojoba untuk Kulit dan Rambut, Bisa Obati Luka Bakar 

Dia menjelaskan, mikrobioma ada sejak bayi baru dilahirkan dan terus berkembang seiring waktu. Sebuah penelitian internasional tentang mikrobioma kulit anak-anak menunjukkan bahwa keragaman mikroba di semua lokasi tubuh meningkat selama 10 tahun pertama kehidupan, terutama pada wajah.

Ini juga menunjukkan bahwa komposisi bakteri wajah anak usia 10 tahun sangat terkait dengan cara persalinan saat lahir menunjukkan faktor ibu mungkin berperan penting dalam pembentukan mikrobioma anak.

Namun apabila perawatan kulit yang diberikan tidak tepat, bakal menimbulkan beberapa jenis penyakit kulit. Salah satunya adalah eksim. Hal ini dikaitkan dengan perubahan mikrobioma kulit dan ketidakseimbangan bakteri sehat berperan dalam kondisi kulit tertentu.

"Kita perlu memastikan bahwa produk yang digunakan sejak lahir dan seterusnya tidak keras bagi mikrobioma kulit melainkan mendukung, jika tidak meningkatkan, ekosistem mikrobioma dan perkembangannya yang sehat. Menggunakan praktik perawatan kulit yang tepat, produk, dan rutinitas berpotensi membantu mencegah timbulnya masalah kulit dan membantu dalam manajemen harian mereka jika terjadi," pungkasnya.

Baca juga: Mau Kulit Bercahaya? Minum 3 Jus Sehat Ini Saja 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini