Pakar Medis Sebut Herd Immunity Masyarakat Dunia Butuh 2-3 Tahun Lagi

Antara, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 08:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2371991 pakar-medis-sebut-herd-immunity-masyarakat-dunia-butuh-2-3-tahun-lagi-RoaBBIlxeo.jpg Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Shutterstock)

KEKEBALAN komunitas atau herd immunity masyarakat dunia terhadap penyakit infeksi menular diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun lagi. Hal ini sebagaimana diungkapkan Epidemiolog China Profesor Zhong Nanshan dalam pertemuan virtual para pakar medis China dan Amerika Serikat pada Selasa 2 Maret 2021.

Maka itu, dia pun menyerukan kerja sama global untuk mengatasi pandemi covid-19. Menurut Zhong, selama virus tersebut masih merata di beberapa negara, maka situasi pandemi masih belum bisa dikendalikan.

Baca juga: 5 Pemikiran Positif yang Harus Dijaga Selama Pandemi Covid-19 

Guna mengatasi pandemi covid-19, lanjut dia, butuh usaha dan keputusan berdasarkan kajian sains di setiap negara. Ia pun berpendapat bahwa mengupayakan kerja sama global bukan hanya kewajiban moral, melainkan juga langkah terpenting bagi dunia karena ancaman yang ditimbulkan oleh varian virus corona yang terus bermutasi.

"Keberhasilan mengatasi pandemi di satu negara tidak akan cukup. Virus tersebut akan mempercepat penularannya melalui proses mutasi sehingga bisa menggagalkan upaya pencegahan yang dilakukan di beberapa negara," ungkap Zhong dalam webinar yang digelar University of Edinburgh itu, seperti dikutip dari Antara, Kamis (4/3/2021).

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

Senada dengan Zhong, imunolog Amerika Serikat Anthony Fauci dalam webinar tersebut menyatakan bahwa kebersamaan dibutuhkan dalam memerangi pandemi covid-19, seperti yang dahulu sudah pernah dilakukan, yakni kerja sama melawan campak dan polio.

Baca juga: Produsen Vaksin Covid-19 Beragam, Pilihan Mana yang Terbaik? 

Tidak ada alasan bagi setiap negara untuk menolak kerja sama global melawan pandemi COVID-19, demikian kata Fauci, seperti dikutip media resmi China.

Zhong dan Fauci merencanakan untuk kembali melakukan diskusi terbuka lebih lanjut pada bulan ini untuk membahas upaya pemberantasan pandemi covid-19.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini