Virus Corona B117 Terbukti Turunkan Efikasi Vaksin Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372001 virus-corona-b117-terbukti-turunkan-efikasi-vaksin-covid-19-66U3wLzZdU.jpg Ilustrasi virus corona B117. (Foto: Mego-Studio/Freepik)

STRAIN baru virus corona B117 sedang menjadi pembahasan hangat setelah ditemukannya dua kasus pertama di Indonesia. Strain baru covid-19 ini pertama kali muncul di Inggris dan sempat membuat panik banyak negara.

Virus ini disebut mengerikan, sebab memiliki kemampuan penularan yang jauh lebih cepat 50 hingga 70 persen dibandingkan virus corona varian sebelumnya. Lantas, bagaimana dengan efektivitas vaksin covid-19 yang ada saat ini terhadap strain baru virus corona B117 tersebut?

Baca juga: Mengenal Efikasi, Hasil yang Didapat dari Uji Klinis Vaksin Covid-19 

Dokter relawan covid-19, Muhamad Fajri Adda'i, menjelaskan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai bahwa salah satu laporan menyebutkan varian virus corona yang berasal dari Inggris ini mengalami mutasi pada 23 titik.

Ilustrasi virus corona B117. (Foto: Unsplash)

"Protein spike bermutasi delapan. Kemudian transmissibility-nya terbukti meningkat lebih cepat lebih dari 50 hingga 70 persen. Sedangkan lethality atau seberapa dahsyat mutasi ini menyebabkan seseorang mengalami sakit yang berat, masih belum jelas," terang dr Fajri saat dihubungi MNC Portal beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pulang dari Arab Saudi, Ini Kronologi Warga Karawang Terpapar Virus Corona B117 

Selain itu, immune escape atau seberapa mungkin virus corona B117 tidak terdeteksi oleh imun tubuh juga masih belum jelas. Namun, hal paling penting yang perlu dipahami adalah penelitian sudah terbukti bahwa strain baru ini dapat mengurangi efikasi vaksin covid-19.

"Contoh pada Novavax itu berkurang dari 89 menjadi 86 persen. Kemudian AstraZeneca dari 90 menjadi 75 persen. Saat ini sudah 95 negara yang melaporkan, dan di Amerika Serikat sendiri sudah 44 negara bagian yang melaporkan adanya varian ini," tuntasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini