Ini Cara Melindungi Diri Supaya Terhindar dari Virus Corona B117

Antara, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 09:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372015 cara-menjaga-diri-terhindar-dari-infeksi-virus-corona-b117-wiADUtTiHb.jpg Ilustrasi pakai masker melindungi diri dari virus corona B117. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

Perlukah Perketat Masker?

Semua orang harus mengenakan masker berkualitas tinggi saat berada di luar rumah, misalnya berbelanja atau berada dalam situasi di dalam ruangan dengan orang yang tidak tinggal serumah dengan Anda.

Profesor Linsey Marr bersama tim baru-baru ini menguji 11 bahan masker dan menemukan masker kain yang tepat, dipasang dengan benar bisa menyaring partikel virus yang menyebabkan infeksi.

Masker terbaik memiliki tiga lapisan yakni dua lapisan kain dengan saringan diapit di antaranya. Masker juga harus dipasang di sekitar pangkal hidung dan terbuat dari bahan yang fleksibel untuk mengurangi celah. Ikat kepala pada masker membuat lebih pas daripada loop telinga.

Baca juga: Virus Corona B117 Bisa Sebabkan Reinfeksi? 

Apabila tidak ingin membeli masker baru, kenakan masker tambahan saat berada di dekat orang lain. Menambah lapisan masker yakni masker bedah sekali pakai dan menutupinya dengan masker kain dapat diterapkan.

Anda tidak memerlukan tingkat perlindungan tinggi seperti yang dibutuhkan para tenaga medis sehingga masker N95 tidak direkomendasikan.

Di sisi lain, mendapatkan vaksin covid-19 adalah cara terbaik untuk mengurangi risiko. Para ahli optimistis vaksin saat ini sebagian besar akan efektif melawan varian baru virus corona yang muncul.

Awal bulan ini Pfizer dan BioNTech mengumumkan vaksin covid-19 buatan mereka bekerja melawan salah satu mutasi utama yang ada di beberapa varian.

Tetapi beberapa data juga menunjukkan varian dengan mutasi tertentu, terutama yang pertama kali terlihat di Afrika Selatan, mungkin lebih resisten terhadap vaksin.

Meskipun datanya mengkhawatirkan, para ahli mengatakan vaksin saat ini menghasilkan tingkat antibodi yang sangat tinggi, dan kemungkinan besar setidaknya dapat mencegah penyakit serius pada orang yang diimunisasi dan terinfeksi.

"Alasan saya sangat optimis adalah dari apa yang kita ketahui tentang cara kerja vaksin, bukan hanya satu antibodi yang memberikan semua perlindungan. Divaksin menghasilkan antibodi dan ini membuat kecil kemungkinan terjadi mutasi," kata Adam Lauring, profesor penyakit menular dari University of Michigan.

Baca juga: Virus Corona B117 Disebut Lebih Mengerikan, Berikut Karakternya 

Tetapi sampai tiba giliran divaksin, tetap perhatikan aktivitas dan coba kurangi waktu serta jumlah eksposur ke orang lain. Misalnya, apabila sekarang pergi ke toko dua atau tiga kali seminggu, kurangi menjadi seminggu sekali. Lalu apabila biasanya membutuhkan 30–45 menit di toko bahan makanan, kurangi waktu menjadi 15–20 menit.

Apabila toko sedang ramai, kembali lagi nanti. Jika sedang mengantre, jagalah jarak setidaknya 1 meter dari orang-orang di depan dan di belakang.

"Varian baru ini membuat saya berpikir dua kali tentang rencana saya untuk mengajar secara langsung, yang tentunya dengan masker dan dengan ventilasi yang baik," tutur Profesor Linsey Marr.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini