Waspada Kadar Gula Tinggi Bisa Sebabkan Sakit Perut

Diana Rafikasari, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 18:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372160 waspada-kadar-gula-tinggi-bisa-sebabkan-sakit-perut-ev3brEnb6i.jpg Ilustrasi cek kadar gula darah. (Foto: Tesa Photography/Pixabay)

KADAR gula darah tinggi jangan disepelekan. Ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satunya adalah sakit perut. Kadar gula darah tinggi terkadang memengaruhi bagian tubuh lainnya, seperti saluran pencernaan dan perut yang menyebabkan gejala nyeri.

Sebagaimana dilaporkan laman Express, Kamis (4/3/2021), glukosa darah yang sangat rendah atau bahkan tinggi sekali bisa menyebabkan gangguan perut.

Baca juga: Muncul Inovasi Terapi Insulin Pasien Diabetes, Diklaim Ampuh Jaga Gula Darah 

Gejala yang mungkin dialami ketika diabetes memengaruhi saluran pencernaan di antaranya rasa sakit saat menelan, sakit tenggorokan, mulas, rasa kenyang, kembung, mual, muntah, diare, serta sembelit.

Ilustrasi sakit perut. (Foto: Katemangostar/Freepik)

Sakit perut adalah masalah perut yang paling sering dilaporkan yang dapat disebabkan gula darah tinggi.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Clinical Diabetes, masalah perut yang disebabkan diabetes dapat mempengaruhi cara kerja saluran gastrointestinal (GI).

Baca juga: Terungkap, Gangguan Pendengaran Bisa Jadi Gejala Diabetes Tipe 2 

Saluran pencernaan adalah kelompok organ yang bertanggung jawab atas pencernaan dan penyerapan makanan serta menghilangkan produk limbah yang tidak diinginkan.

Adapun saluran pencernaan termasuk mulut dan tenggorokan, perut, dan usus. Hati serta pankreas juga dianggap sebagai bagian dari saluran pencernaan dan dapat terpengaruh oleh diabetes.

Kondisi lain yang memengaruhi lambung yang disebabkan oleh diabetes tipe 2 adalah gastroparesis. Gastroparesis, dikenal juga sebagai pengosongan lambung tertunda, adalah gangguan pada saluran pencernaan yang menyebabkan makanan berada di perut lebih lama dari seharusnya.

Hal ini terjadi karena saraf yang mengalirkan makanan melalui saluran pencernaan rusak, sehingga otot di perut tidak bekerja dengan baik. Akibatnya, makanan tetap ada di perut yang tidak tercerna.

Baca juga: Jus Tomat dan Teh Hitam Ternyata Ampuh Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes 

Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah kadar gula darah tinggi dan dapat berkembang seiring waktu. Gastroparesis lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kadar glukosa darah tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka waktu lama.

Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama menyebabkan kerusakan saraf di seluruh tubuh. Untuk seseorang yang mengalami kadar gula darah tinggi secara kronis, kerusakan pada pembuluh darah yang memasok nutrisi dan oksigen ke saraf dan organ tubuh dapat terjadi.

Ini termasuk saraf vagus dan saluran pencernaan yang keduanya pada akhirnya mengarah ke gastroparesis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini