Mengenal Jeruk Bali Merah, Miliki Manfaat dan Bahaya untuk Tubuh

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 21:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372233 mengenal-jeruk-bali-merah-miliki-manfaat-dan-bahaya-untuk-tubuh-skOSTrCGXF.jpg Jeruk bali merah atau grapefruit. (Foto: Mdjaff/Freepik)

SEJUMLAH orang suka mengonsumsi grapefruit atau jeruk bali merah. Pasalnya, buah ini memiliki rasa enak dan menyegarkan.

Jeruk bali merah sendiri memiliki ciri berkulit tebal oranye, kemudian isinya berwarna merah. Grapefruit memiliki rasa manis dan agak asam. Buah ini mengandung berbagai vitamin serta mineral penting, dan biasanya dikonsumsi secara utuh atau dijus.

Baca juga: Badan Loyo, Makan 4 Buah Ini Bangkitkan Stamina! 

Sebagaimana dilaporkan Medical News Today, jeruk bali merah pertama kali diketahui pada abad ke-18. Ini merupakan persilangan antara jeruk bali dan jeruk biasa. Orang menyebutnya "grapefruit" karena berkelompok seperti anggur.

Grapefruit memiliki banyak nutrisi yang tidak kalah dengan buah lain. Grapefruit kaya nutrisi, antioksidan, dan serat. Ini menjadikannya menjadi salah satu buah jeruk tersehat untuk dimakan. Demikian dilaporkan Healthline.

Sebuah studi menunjukkan grapefruit mungkin memiliki beberapa manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, termasuk menurunkan berat badan serta mencegah risiko sakit jantung.

Lalu apa saja manfaat dan bahayanya grapefruit atau jeruk bali merah yang perlu diketahui semua orang? Berikut penjelasannya, seperti dilansir laman The Healthy.

Grapefruit atau jeruk bali merah. (Foto: Racool Studio/Freepik)

Manfaat Jeruk Bali Merah

1. Menayamarkan tanda-tanda penuaan

Grapefruit mengandung antioksidan retinol yang membantu memperbaiki kerusakan pada kulit dan melawan perkembangan garis-garis halus dan kerutan. Buah ini juga mengandung senyawa yang disebut spermidine.

Sebuah studi pada 2009 menemukan senyawa spermidine yang ditambahkan dalam makanan tikus dapat memperlambat proses penuaan sel.

Cobalah menggunakan grapefruit sebagai bahan masker untuk memperbaiki kulit. Campurkan 1 sendok maka madu, ½ cangkir oatmeal, dan jus dari ½ buah grapefruit. Lakukan seminggu sekali.

2. Membantu menurunkan berat badan

Dokter Taz Bhatia; spesialis kesehatan wanita, penurunan berat badan, dan nutrisi; menyarankan minum segelas jus grapefruit untuk membantu menekan nafsu makan. Berdasarkan sebuah studi, grapefruit juga mengandung naringin flavonoid yang dapat meningkatkan metabolisme. Anehnya, buah ini dapat menurunkan berat badan tanpa memakannya.

Para ilmuwan dari Universitas Osaka di Jepang menemukan aroma minyak jeruk yang diberikan ke tikus selama interval 15 menit dapat menurunkan nafsu makan dan berat badan mereka. Para peneliti percaya itu disebabkan baunya yang berinteraksi dengan enzim hati.

Baca juga: Punya Banyak Sisa Buah Jeruk? Olah Jadi Ini Saja 

3. Mengatasi kulit berminyak

Grapefruit memiliki khasiat astringent alami yang dapat membersihkan kulit dari minyak berlebih dan mengencangkan pori-pori. Maka carilah produk wajah yang mengandung minyak esensial grapefruit. Bisa juga membuat toner dari buah ini. Caranya campurkan jus grapefruit segar dengan lavender atau mint dalam botol semprot kecil. Semprotkan pada wajah untuk penyegar sekaligus pembersih. Jeruk bali merah juga memiliki sifat antiseptik yang dapat membunuh bakteri dan membersihkan jerawat.

4. Menurunkan kolesterol

Sebuah studi di Israel dilakukan terhadap 57 pria dan wanita yang menjalani opersi bypass dan kadar kolesterolnya tak merespons obat statin. Namun bagi mereka yang makan grapefruit sehari sekali selama 30 hari kadar kolesterol menurut lebih dari 15 persen dari kolesterol LDL sebesar lebih dari 20 persen dan trigliserida lebih dari 17 persen.

Grapefruit dapat berbahaya dengan obat-obatan tertentu, termasuk obat jantung. Jadi tanyakan kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

5. Menghilangkan ketombe

Ketombe disebabkan jamur mirip ragi yang hidup di kulit kepala. Grapefruit mengandung senyawa yang dapat menurunkan jumlah ragi dalam sistem tubuh Anda. Dokter Taz Bhatia menyarankan penggunaan jus grapefruit untuk membantu mengurangi ketombe dan membunuh jamur penyebab ketombe.

Baca juga: Tidak Disangka, Cabai Miliki Kandungan Vitamin C Lebih Banyak dari Jeruk 

Bahaya Grapefruit

1. Memicu batu ginjal

Batu ginjal disebabkan oleh kalsium urine yang tinggi. Grapefruit, apel, cranberry, dan jus jeruk terbukti meningkatkan kadar kalsium oksalat yang dapat menyebabkan pembentukan batu. Meskipun penelitian ini tidak meyakinkan, orang yang rentan terhadap batu ginjal disarankan menghindari grapefruit dalam jumlah besar.

2. Interaksi dengan obat-obatan

Kandungan senyawa furanocoumarins dalam jus grapefruit dapat berinteraksi dengan obat-obat tertentu sehingga meningkatkan potensinya secara berbahaya.

"Mengkonsumsi satu tablet obat tertentu dengan segelas jus jeruk bisa seperti meminum lima tablet dengan air," menurut David Bailey PhD, farmakolog klinis di Lawson Health Research Institute dan peneliti utama pada studi obat yang berinteraksi buruk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini