3 Kebiasaan Sehat yang Timbul di Masa Pandemi Covid-19

Sausan Sudarjat, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 03:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372381 3-kebiasaan-sehat-yang-timbul-di-masa-pandemi-covid-19-STS0Ix0PAS.jpg Ilustrasi kebiasaan sehat di masa pandemi covid-19. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

TERNYATA ada beberapa kebiasaan sehat yang timbul di masa pandemi covid-19. Ini tentunya yang berkaitan dengan kesehatan, di antaranya protokol kesehatan ketat berupa rajin memakai masker, membersihkan tangan, hingga berlomba-lomba mendapatkan vaksin.

Demikian juga dengan pola makan dan kebiasaan berbelanja. Banyak orang coba mengubah pola makan supaya selalu sehat dan imunitas tubuh terjaga. Lalu dalam hal berbelanja, banyak orang memilih pergi ke swalayan seperlunya saja agar tidak terpapar covid-19.

Baca juga: Dampak Masuknya Virus Corona B117, Salah Satunya Penggunaan Masker 

Lalu apa lagi kebiasaan sehat yang timbul di masa pandemi covid-19 ini? Berikut penjelasannya, sebagaimana dilansir laman Healthy.

Ilustrasi pandemi covid-19. (Foto: Okezone)

1. Banyak makan makanan fermentasi

Kesehatan usus sangat penting di masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Dampaknya, penjualan yoghurt sampai kimchi mengalami peningkatan. "Makin banyak kita belajar tentang makanan fermentasi, makin kita mendorong untuk mengonsumsi," kata Gabby Geerts RD, ahli diet asal Colorado, Amerika Serikat.

"Mereka memiliki efek positif pada saluran pencernaan dan sistem kekebalan kita dengan menyediakan bakteri probiotik yang bermanfaat untuk meningkatkan sel kekebalan pelindung alami yang disebut neutrofil yang beredar di dalam darah," jelasnya.

Baca juga: Virus Corona B117 Ditemukan di Indonesia, Ini Upaya Pemerintah 

2. Lebih sering masak di rumah

Selama masa pandemi covid-19, restoran-restoran mengalami penurunan pengunjung, makan di luar sangat dibatasi, atau bahkan ditutup sementara. Hasil survei International Food Information Council (IFIC) mengungkapkan 60 persen dari masyarakat lebih sering memasak di rumah.

"Dari sudut pandang nutrisi, berarti lebih sedikit lemak, natrium, dan gula tambahan daripada yang biasanya ada dalam makanan di restoran atau dibawa pulang," ungkap Lauren Harris-Pincus RDN, ahli nutrisi dan penulis 'The Protein-Packed Breakfast Club'.

"Mudah-mudahan orang-orang semakin keterampilan memasak dan mencoba makanan baru yang akan terus mereka konsumsi begitu kehidupan di Amerika kembali ke keadaan normal," tambahnya.

3. Belanja bahan makanan secara daring

Adanya pandemi covid-19 membuat toko daring menjadi incaran orang-orang yang berusaha menghindari keramaian swalayan atau antrean karena adanya pembatasan sosial.

Baca juga: Ini Cara Melindungi Diri Supaya Terhindar dari Virus Corona B117 

Lebih dari setengah masyarakat telah membeli bahan makanan secara daring pada tahun ini. Dua kali lipat dari dua tahun lalu. Demikian diungkapkan Coresight Research US Online Grocery Survey 2020.

Hal positifnya, orang-orang jadi terhindar dari kuman dan virus, namun pembelian secara daring tidak bisa memberikan kemudahan info nutrisi.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Oktober 2020 di Journal of Nutrition Education and Behavior, sekira 15 persen makanan yang dijual secara online tidak mencantumkan informasi nutrisi atau bahan lengkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini