Obesitas Berisiko Tinggi Sakit Kencing Manis, Kenali Tanda Prediabetes

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 18:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372410 obesitas-berisiko-tinggi-sakit-kencing-manis-kenali-tanda-prediabetes-voQbfqWkkv.jpg Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan selama masa pandemi Covid-19 membuat angka obesitas di Indonesia meningkat dengan pesat. Perubahan perilaku dan gaya hidup memainkan peranan penting dalam hal obesitas.

Sebagaimana diketahui obesitas dan kelebihan berat badan kerap terjadi di usia dewasa, dan menimpa masyarakat baik pada pria maupun wanita. Meski demikian wanita memiliki prevalensi yang lebih tinggi ketimbang pria.

Ketua PERSADIA Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE, mengatakan orang-orang yang kelebihan berat badan dan obesitas memiliki risiko prediabetes dan diabetes atau kencing manis yang sangat tinggi.

Obesitas

“Penelitian di beberapa negara ada sekitar 47% sampai dengan 90% penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah kelebihan berat badan atau obesitas,” ujar Prof. Mardi, dalam workshop ‘Cerdas Baca Label Kemasan, Hindari Risiko Obesitas’ Kamis (4/3/2021).

Baca Juga : Luna Maya Pamer Tas Rp1,2 Miliar, Netizen: Bengek Aku Lihat Harganya

Baca Juga : Pantas Luna Maya Ajak Nikah, Herjunot Ali Gantengnya Gak Ada Obat!

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Mardi juga menjelaskan tanda-tanda seorang obesitas yang mulai memasuki masa prediabetes. Pertanda prediabetes secara laboratoris adalah kadar glukosa darah puasa 100-125 mg/dl dan atau kadar glukosa darah dua jam post prandial 140-199 mg/dl.

“Umumnya kelompok berisiko prediabetes adalah orang dengan obesitas atau kegemukan, melahirkan bayi dengan berat badan empat kg atau lebih, porsi makan besar tetapi kurang gerak, serta keluarga memiliki riwayat diabetes,” tuntasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini