Sudah Negatif, Apakah TKW Karawang Pembawa Corona B117 Tetap Mengkhawatirkan?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 481 2372430 sudah-negatif-apakah-tkw-karawang-pembawa-corona-b117-tetap-mengkhawatirkan-x6iBtrNE5z.jpg Dokter Budiman (Foto: Satgas Covid-19)

Soal durasi karantina 5 hari, menurut Ahli Epidemiologi Griffith University Australia, terlalu singkat. Ia menyarankan 10 hari.

Dia menjelaskan, studi efektivitas karantina secara umum pada negara yang berhasil menerapkan skrining karantina, contohnya Australia dan Selandia Baru, mereka menerapkan karantina selama 14 hari.

Kalau mau turun, sambung Dicky, pada kasus negara lain yang relatif cukup baik karantinanya, durasi yang dilakukan ada di 10 hari. "Ini tentu bisa jadi bahan pertimbangan review kebijakan di Indonesia, terutama untuk karantina di pintu kedatangan," terangnya beberapa waktu lalu.

Menjadi catatan juga adalah pastikan mereka yang baru tiba di Indonesia, usai menjalani karantina 10 hari dan dinyatakan negatif Covid-19, lalu menuju lokasinya masing-masing, setibanya di sana segera lapor puskesmas setempat.

"Pelaporan ke puskesmas sangat diperlukan. Wajib malah kalau menurut saya. Sebab, itu menandakan dia sudah keluar dari fase karantina sejak kedatangan dan dinyatakan tidak terpapar Covid-19. Hal lainnya juga, laporan ke puskesmas itu sebagai upaya pematauan jika ada hal yang tidak diinginkan atau diperlukan pelaporan itu," kata Dicky Budiman.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan durasi karantina mandiri setelah melakukan perjalanan jauh bukan 5 hari, melainkan 7 hari full sekalipun hasil tes ulang menyatakan negatif Covid-19.

Tes Covid-19 pasca-liburan harus dilakukan 3 sampai 5 hari saat Anda sudah kembali ke negara asal. "Jika tidak melakukan tes, maka yang harus diperbuat adalah diam di rumah dan menjalani karantina mandiri selama 10 hari setelah berlibur," lapor CDC.

Perjalanan jauh, antarnegara misalnya, dikatakan CDC sangat berisiko terpapar Covid-19. Untuk menurunkan risiko, ada beberapa hal yang harus dilakukan usai perjalanan antarnegara:

1. Hindari keramaian dan menjaga jarak dengan orang lain setidaknya 2 meter dengan orang yang tidak melakukan perjalanan dengan Anda. Ini penting untuk dilakukan agar Anda melindungi diri orang lain yang Anda temui. Karena itu, jangan pernah bosan menggunakan masker.

2. Minta untuk orang di sekitar Anda rutin menggunakan masker juga, terlebih ketika dia berada di satu rumah bersama Anda setidaknya 14 hari setelah Anda pulang dari berlibur.

3. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.

4. Jauhkan diri Anda dari orang-orang yang berisiko, seperti lansia.

5. Pantau terus kesehatan Anda dan segera lapor jika gejala Covid-19 mulai Anda rasakan dan tidak membaik.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini